suaramedia.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendesak Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk segera bertindak menyikapi gelombang PHK massal yang dilakukan TikTok terhadap mayoritas karyawan Tokopedia. Keputusan ini memicu kekhawatiran mendalam, mengingat kedua platform digital tersebut merupakan motor penggerak utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Related Post
Zainul Munasichin, Anggota Komisi IX DPR RI, menegaskan pentingnya intervensi Satgas dalam situasi ini. "Menurut saya perlu (Satgas Mitigasi PHK turun). Karena TikTok dan Tokopedia ini dua platform marketplace yang cukup besar yang selama ini menjadi salah satu penggerak UMKM di Indonesia," ujar Zainul saat dihubungi pada Sabtu lalu. Pernyataannya menyoroti dampak luas yang bisa ditimbulkan oleh keputusan PHK ini, tidak hanya bagi karyawan tetapi juga ekosistem bisnis digital nasional.

Legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini secara spesifik meminta Satgas Mitigasi PHK untuk mencari solusi konkret guna mencegah terjadinya PHK di Tokopedia. Meskipun pihak TikTok telah menyampaikan bahwa ini bukanlah keputusan yang mudah, Zainul menekankan perlunya dialog dan mediasi. "Satgas PHK harus bisa menjembatani, mengkomunikasikan dengan para stakeholder terkait," tambahnya, merujuk pada pentingnya peran Satgas sebagai fasilitator.
Di samping upaya pencegahan, Zainul juga mengingatkan Pemerintah untuk memastikan terpenuhinya seluruh hak-hak karyawan jika skenario PHK memang tidak dapat dihindari. "Jika memang langkah PHK itu tidak bisa dihindari, maka harus dipastikan hak-hak karyawan terpenuhi sesuai Undang-Undang," pungkasnya, menegaskan komitmen DPR terhadap perlindungan pekerja yang terdampak restrukturisasi perusahaan. Foto: Dok SindoNews








Tinggalkan komentar