Yayasan "Siluman" Minta Setoran di Program Gizi!

Yayasan "Siluman" Minta Setoran di Program Gizi!

suaramedia.id – Badan Gizi Nasional (BGN) membongkar praktik menyimpang yang melibatkan oknum yayasan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam proses pembaruan kerja sama dengan mitra pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah, ditemukan adanya oknum yayasan yang justru meminta setoran dana kepada mitra.

Ironisnya, pungutan tersebut didasarkan pada jumlah porsi makanan atau "ompreng" yang disalurkan. Padahal, berdasarkan temuan di lapangan, yayasan tersebut sama sekali tidak memiliki peran dalam operasional maupun pembinaan di dapur produksi.

Yayasan "Siluman" Minta Setoran di Program Gizi!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa yayasan-yayasan tersebut tidak memberikan kontribusi nyata apa pun terhadap jalannya dapur SPPG. "Ada mitra yang sedang membangun dapur justru diminta menyetorkan sejumlah uang per ompreng kepada yayasan. Padahal, yayasan ini tidak melakukan apa pun, tidak aktif di dapur, dan tidak memberikan pembinaan sama sekali," tegas Sudaryono, Jumat (2/10/2026).

Menurut Sudaryono, praktik ini sangat berbahaya karena dapat menambah beban finansial bagi mitra pengelola. Hal ini dikhawatirkan akan berdampak langsung pada penurunan kualitas nutrisi makanan yang seharusnya diterima oleh masyarakat.

Ia menekankan bahwa seluruh anggaran program MBG harus dikelola secara transparan dan fokus pada pemenuhan gizi penerima manfaat. Tidak boleh ada kebocoran dana untuk pihak-pihak yang tidak berkontribusi.

Sebagai langkah tegas, BGN memberikan solusi bagi para mitra yang merasa terbebani oleh pungutan liar tersebut. BGN membuka pintu bagi mitra untuk mengajukan penggantian yayasan jika terbukti yayasan yang menaungi mereka tidak memberikan kontribusi operasional yang nyata.

Langkah ini diambil guna memastikan program strategis nasional ini berjalan sesuai koridor dan tepat sasaran tanpa adanya gangguan dari pihak-pihak yang hanya ingin mengambil keuntungan sepihak.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar