suaramedia.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengonfirmasi bahwa skema Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mencapai keputusan final setelah melalui pembahasan intensif dalam rapat lintas kementerian. Kendati demikian, pengumuman resmi terkait pola kerja baru ini akan disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, demi menjaga keseragaman informasi kepada publik.

Related Post
Pernyataan tersebut disampaikan Tito di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/3/2026). Menurutnya, rapat koordinasi yang membahas penerapan WFH ini berlangsung sangat mendalam dan melibatkan berbagai kementerian terkait. "Soal WFH sudah dirapatkan, tapi nanti biar satu suara. Oleh karena itu nanti, kemarin yang mimpin rapat kan Menko Ekonomi didampingi juga Menko PMK. Jadi ya, biar yang mengumumkan biar Pak Menko Ekonomi," jelas Tito, seperti dikutip oleh suaramedia.id.

Tito menambahkan, diskusi mengenai mekanisme WFH tersebut memakan waktu cukup lama, sekitar tiga hingga empat jam. Seluruh kementerian yang hadir dalam rapat tersebut turut memberikan masukan dan pandangan. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan keputusan akhir kepada masyarakat. "Udah rapat kemarin, rapat hampir 3 atau 4 jam. Ya, tapi kita sepakat untuk satu suara berarti yang menyampaikan, ya saya nggak tahu siapa di istana. Apakah Pak Menko PMK, apakah Menteri Ekonomi, ataukah nanti oleh Pak Mensesneg. Jadi, kita hanya memberikan masukan-masukan saja, tapi saya nggak berwenang untuk menyampaikan ke publik," ujarnya.
Penerapan WFH sendiri bukanlah hal baru bagi pemerintah Indonesia. Tito mencontohkan bahwa kebijakan serupa pernah diberlakukan secara masif pada masa pandemi Covid-19. Pengalaman tersebut menjadi landasan penting dalam merumuskan skema WFH kali ini, yang diharapkan dapat memberikan efisiensi dan adaptasi yang lebih baik dalam lingkungan kerja ASN.










Tinggalkan komentar