Strategi Jitu Kapolri! Dekati Buruh, Boni Hargens Beberkan Maknanya!

Strategi Jitu Kapolri! Dekati Buruh, Boni Hargens Beberkan Maknanya!

suaramedia.id – Kehadiran Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini, memicu sorotan tajam. Analis politik dan hukum terkemuka, Boni Hargens, menafsirkan momen tersebut sebagai indikasi kuat komitmen Polri terhadap pendekatan ‘community policing’ dan implementasi paradigma Presisi sebagai fondasi utama keamanan di tengah dinamika hubungan industrial yang kerap bergejolak.

Menurut Boni, partisipasi Jenderal Listyo Sigit bukan sekadar pemenuhan agenda protokoler belaka. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai manifestasi determinasi Polri untuk merangkul dan mendekatkan diri secara konkret kepada masyarakat sipil. Langkah ini, lanjut Boni, sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit dalam mengaktualisasikan konsep ‘community policing’ – sebuah filosofi kepolisian yang menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis, alih-alih sekadar objek pengamanan.

Strategi Jitu Kapolri! Dekati Buruh, Boni Hargens Beberkan Maknanya!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Dalam pandangannya, konsolidasi yang melibatkan pengusaha, buruh, pemerintah, dan pemilik kawasan industri merupakan modal esensial dalam membentuk iklim ekonomi yang kondusif di sektor industri. "Konsolidasi pengusaha, buruh, pemerintah, dan pemilik kawasan industri memang modal utama dalam menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dalam dunia industri," tegas Boni.

Lebih lanjut, Boni juga menyoroti relevansi kehadiran pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara ini dengan implementasi paradigma Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Presisi, yang menjadi landasan filosofis reformasi Polri di era kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menekankan pendekatan yang lebih antisipatif, bertanggung jawab, dan transparan dalam setiap tindakan kepolisian. Dengan demikian, langkah Kapolri ini tidak hanya dipandang sebagai upaya meredam potensi konflik, melainkan juga sebagai penegasan komitmen Polri untuk menjadi institusi yang adaptif, proaktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, khususnya di lingkungan industri.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar