suaramedia.id – Kabar duka menyelimuti dunia militer Indonesia. Mantan Panglima TNI, Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto (AS), dikabarkan telah mengembuskan napas terakhirnya. Tokoh militer yang sangat dihormati ini wafat di kediamannya di Jakarta pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026, sekitar pukul 21.30 WIB.

Related Post
Laksamana Widodo AS merupakan sosok sejarah dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia. Ia mencatatkan namanya sebagai Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut. Rekam jejak kepemimpinannya dimulai saat ia dipercaya oleh Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), untuk memimpin TNI pada periode 1999-2002.

Dalam catatan sejarah militer, proses transisi kepemimpinan terjadi pada 4 November 1999 di Markas Besar TNI, Cilangkap. Saat itu, Widodo AS resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan dari Jenderal TNI Wiranto. Kehadirannya di pucuk pimpinan tertinggi militer membawa warna baru bagi integrasi antar matra di Indonesia.
Pria kelahiran Boyolali, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 1944 ini merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 1968. Dedikasinya terhadap negara telah teruji selama puluhan tahun pengabdiannya. Selain menjabat di era Gus Dur, ia juga tercatat pernah mengemban amanah sebagai Panglima TNI pada periode 2004-2009.
Kepergian Laksamana (Purn) Widodo AS meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan seluruh rakyat Indonesia yang mengenang jasa-jasanya dalam menjaga kedaulatan negara di masa transisi demokrasi. Informasi lebih lanjut mengenai prosesi pemakaman belum disampaikan secara resmi oleh pihak keluarga.










Tinggalkan komentar