suaramedia.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mencanangkan langkah strategis untuk memperkuat gerakan Green Party dengan melibatkan institusi pendidikan Islam. Melalui ajang bergengsi PKB Award 2026, partai ini mengajak seluruh pesantren di Indonesia untuk berperan aktif dalam gerakan pelestarian alam melalui kategori khusus bertajuk "Penghargaan Pesantren Hijau".

Related Post
Inisiatif ini dijadwalkan akan menjadi sorotan utama pada perayaan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026 mendatang. Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata komitmen PKB dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kesadaran ekologis.

Sekretaris Panitia PKB Award 2026, Rina Sa’adah, mengungkapkan bahwa pesantren memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pusat edukasi lingkungan. Menurutnya, pesantren tidak boleh hanya fokus pada aspek spiritual dan akhlak, tetapi juga harus mampu mencetak generasi santri yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan alam.
"Kami ingin mendorong santri agar menjadi penggerak utama dalam pelestarian lingkungan. Pesantren memiliki kapasitas besar untuk menanamkan kesadaran ekologis dan membangun pola hidup ramah lingkungan sejak dini," ujar Rina saat memberikan keterangan di Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Lebih lanjut, Rina menekankan bahwa menjaga bumi merupakan bagian dari amanah agama. Ia berharap gerakan ini tidak hanya bersifat seremonial belaka, melainkan menjadi budaya sehari-hari di lingkungan pesantren. Hal ini mencakup praktik sederhana namun berdampak besar, seperti pengelolaan sampah yang sistematis, efisiensi penggunaan air dan energi, hingga penghijauan area pesantren melalui kebun pangan.
"Semangat PKB sebagai Green Party harus diwujudkan lewat aksi nyata. Kami ingin menunjukkan bahwa pesantren bisa menjadi teladan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten," tambahnya.
Menariknya, Rina menegaskan bahwa kriteria "Pesantren Hijau" tidak diukur dari kemewahan fasilitas yang dimiliki. PKB justru akan memberikan apresiasi kepada pesantren yang mampu menunjukkan konsistensi dalam menjalankan inisiatif lingkungan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan lokal mereka, asalkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya.










Tinggalkan komentar