suaramedia.id – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, yang akrab disapa Dek Fadh, menyuarakan keprihatinan mendalam atas insiden kericuhan yang terjadi baru-baru ini di Aceh Utara. Kejadian tersebut melibatkan pengibaran bendera bulan bintang oleh warga yang tengah menyuarakan protes terkait penanganan bencana hidrometeorologi. Dek Fadh dengan tegas menyerukan agar seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI, Polri, dan eks Gerakan Aceh Merdeka (GAM), menjaga soliditas dan fokus pada upaya membantu ribuan korban bencana yang melanda Aceh secara sporadis sejak akhir November lalu.

Related Post
Dalam kesempatan peringatan 21 tahun Tsunami Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Dek Fadh menyatakan, "Pemerintah Aceh sangat menyayangkan apa yang telah terjadi di Aceh Utara." Ia berharap agar peristiwa tersebut dapat diakhiri dengan semangat kebaikan dan tidak terulang kembali, mengingat prioritas utama adalah penanganan dampak bencana yang menyebabkan banyak warga menderita.

Politikus Partai Gerindra ini juga secara khusus meminta aparat TNI dan Polri, serta anggota GAM, untuk menahan diri dari tindakan arogansi di lapangan. "Mari kita jaga kekompakan, kita bersatu padu untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang dilanda musibah ini," tegasnya. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Aceh dan para relawan untuk terus bersinergi dalam penanggulangan bencana.
Insiden yang menjadi sorotan tersebut terjadi pekan lalu, saat aparat gabungan TNI-Polri menggelar razia di jembatan Krueng Mane, Aceh Utara. Dalam operasi tersebut, sejumlah bendera bulan bintang yang dibawa oleh warga dalam konvoi disita. Rekaman video yang sempat beredar luas di media sosial menunjukkan adanya dugaan kekerasan terhadap warga oleh aparat yang bersenjata laras panjang.
Menanggapi situasi ini, Kapendam Iskandar Muda Kolonel T Mustafa Kamal menjelaskan kepada suaramedia.id bahwa peristiwa tersebut merupakan "salah paham yang telah diselesaikan secara damai." Ia menegaskan bahwa kondisi di Aceh saat ini telah kondusif dan aman, dengan seluruh jajaran TNI kembali memfokuskan perhatian pada misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam.










Tinggalkan komentar