Presiden! Segera Pecat Menteri Berkinerja Buruk

suaramedia.id – Masa dua tahun kepemimpinan dalam sebuah pemerintahan dinilai sudah lebih dari cukup bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi jajaran kabinetnya secara total. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting, mendesak agar Presiden tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap para menteri yang memiliki catatan kinerja buruk atau "rapor merah".

Dalam keterangannya pada program Arena Politik yang disiarkan melalui kanal YouTube SindoNews, Ginting menekankan pentingnya efisiensi dalam struktur pemerintahan. Menurutnya, jika ada menteri atau wakil menteri yang tidak mampu memberikan kontribusi nyata, langkah pemecatan harus segera diambil tanpa perlu merasa sungkan.

Presiden! Segera Pecat Menteri Berkinerja Buruk
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

"Dua tahun pemerintahan sudah cukup. Saatnya Presiden jangan ragu-ragu memecat menteri yang kinerjanya dianggap buruk dan rapornya merah," tegas Ginting, sebagaimana dikutip pada Minggu (1/11/2026).

Lebih lanjut, Ginting memberikan peringatan keras bahwa membiarkan pejabat yang tidak kompeten tetap menjabat hanya akan memperberat beban negara. Ia menyebut ada sekitar 42 menteri dan wakil menteri yang menurutnya memiliki rapor merah, dan jika memang tidak mampu, sebaiknya segera diganti agar tidak menjadi beban bagi pemerintah maupun Presiden Prabowo sendiri.

Ia juga menyarankan agar Presiden memanfaatkan momentum ini untuk melakukan konsolidasi kekuatan di dalam Kabinet Merah Putih. Ginting mendorong agar Prabowo beralih dari kabinet yang berbasis bagi-bagi jatah partai politik menuju zaken kabinet atau kabinet yang diisi oleh para profesional di bidangnya.

Tantangan terbesar bagi Presiden, menurut Ginting, adalah keberanian untuk melepaskan menteri-menteri yang merupakan "titipan" dari pemerintahan sebelumnya. Ia mengimbau agar Presiden tidak merasa takut atau tertekan oleh kepentingan politik tertentu dalam melakukan perombakan ini.

"Bukan sekadar representasi jatah partai koalisi. Jadi sudah saatnya berhenti soal itu. Jangan takut juga kalau kebetulan ada menteri yang disebut-sebut titipan dari pemerintahan lama," pungkasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar