suaramedia.id – Pemerintah menegaskan sikap keras terhadap segala bentuk upaya yang berpotensi mengganggu stabilitas negara. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, menyatakan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dan siap melawan segala tindakan yang mengarah pada perbuatan makar.

Related Post
Pernyataan tegas ini muncul sebagai respons cepat atas mencuatnya dugaan kasus penyadapan yang menargetkan Presiden Prabowo Subianto, serta sejumlah pejabat tinggi dan tokoh nasional lainnya dalam beberapa waktu terakhir. Menurut Syahganda, langkah protektif harus diambil guna menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Syahganda menilai insiden penyadapan ini bukan sekadar pelanggaran privasi biasa, melainkan sebuah persoalan serius yang masuk dalam kategori ancaman keamanan nasional. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi karena memiliki indikasi kuat mengarah pada upaya makar.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti bahwa praktik ilegal ini sangat berbahaya karena secara langsung mengancam keselamatan jiwa Presiden sebagai kepala negara. Pemerintah berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk gangguan yang mencoba merongrong legitimasi kepemimpinan nasional melalui cara-cara yang tidak konstitusional.



Tinggalkan komentar