suaramedia.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan adanya penguatan sinergi strategis antara Indonesia dan Mesir, khususnya dalam sektor pertahanan. Kesepakatan penting ini tercapai dalam pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dengan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu (11/10/2026).

Related Post
Dalam keterangannya usai melakukan pertemuan tertutup, Prabowo menegaskan bahwa kedua negara telah menyepakati langkah konkret untuk mempererat hubungan di sektor militer. Fokus utama dari kerja sama ini adalah pengembangan industri pertahanan nasional yang lebih kuat dan mandiri.

"Kami telah mencapai kesepakatan untuk meningkatkan kolaborasi, terutama pada sektor industri pertahanan," ujar Prabowo kepada awak media.
Selain fokus pada pengadaan dan produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista), kedua negara juga menyepakati program pengembangan sumber daya manusia (SDM) militer. Hal ini mencakup peningkatan kapasitas prajurit melalui program pendidikan formal serta penyelenggaraan latihan militer bersama guna mengasah kesiapsiagaan personel di lapangan.
Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa pertukaran kunjungan antar-pimpinan tinggi militer serta para pakar pertahanan akan menjadi agenda rutin. Langkah ini dinilai krusial untuk memperdalam transfer teknologi dan pengetahuan strategis di antara kedua negara.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Mesir. Ia berterima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Mesir terhadap personel militer Indonesia yang tengah menjalankan misi perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Pertemuan ini juga menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk menyelaraskan pandangan terkait isu-isu geopolitik global, termasuk komitmen bersama terhadap stabilitas keamanan internasional.








Tinggalkan komentar