suaramedia.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan gebrakan dalam pemberantasan korupsi melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam operasi senyap tersebut, lembaga antirasuah berhasil menyita uang tunai dalam jumlah fantastis mencapai Rp1,4 miliar.

Related Post
Tidak hanya uang tunai, tim penyidik KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti berharga berupa logam mulia. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi temuan tersebut saat memberikan keterangan resmi di Yogyakarta pada Selasa (13/10/2026).

"Tim di lapangan berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan juga logam mulia emas. Berdasarkan perhitungan awal oleh tim kami, uang tunai yang disita berjumlah sekitar Rp1,4 miliar," ungkap Budi kepada awak media.
Terkait dengan aset emas yang ditemukan, Budi menjelaskan bahwa jenis logam mulia yang disita cukup beragam. Ia menyebutkan bahwa barang bukti tersebut terdiri dari emas batangan fisik maupun dalam bentuk tabungan emas.
"Untuk logam mulia, ada yang berbentuk emas batangan dan ada juga yang berupa tabungan emas. Saat ini, tim kami masih terus melakukan proses perhitungan mendalam terkait total jumlah dan nilai dari emas tersebut," tambahnya.
Hingga saat ini, pihak KPK masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap keterlibatan pihak lain serta aliran dana yang menjadi objek operasi tersebut. Kasus ini menjadi sorotan tajam mengingat instansi yang disasar merupakan lembaga vital dalam penanganan bencana di Indonesia.










Tinggalkan komentar