suaramedia.id – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, memberikan pernyataan mengejutkan terkait kemacetan yang terjadi di sekitar Monas saat Upacara Hari Bhayangkara ke-79. Ia mengklaim arus lalu lintas tetap terkendali berkat rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Pernyataan ini bertolak belakang dengan sejumlah laporan dan video yang beredar di media sosial yang menunjukkan kemacetan panjang di sekitar Jalan Sudirman-Thamrin.

Related Post
Agus menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang hadir dalam perayaan tersebut dan menegaskan bahwa penutupan jalan dilakukan secara situasional, sesuai kebutuhan dan kepadatan kendaraan. "Lalu lintas cukup terkendali karena kita atur dengan baik," ujarnya kepada wartawan, Selasa (1/7). Ia juga menambahkan tidak ada insiden lalu lintas yang signifikan akibat kegiatan tersebut. "Tidak ada kejadian menonjol," tegasnya.

Namun, klaim tersebut dibantah oleh sejumlah bukti visual yang beredar di dunia maya. Suaramedia.id sebelumnya telah mencatat adanya puluhan bus yang terjebak kemacetan di jalur menuju Monas. Pengguna jalan lain, baik roda dua maupun roda empat, juga mengalami hal serupa. Kemacetan ini bahkan menjadi perbincangan hangat di Twitter, dengan beberapa akun seperti @txtdrjkt mengunggah video kemacetan dan mengaitkannya dengan penutupan jalan untuk acara Hari Bhayangkara. Akun @farrasadit_ya juga turut menceritakan pengalamannya terjebak macet parah dari Senen menuju Monas.
Kontras antara pernyataan resmi Kakorlantas dan realita di lapangan menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Perbedaan persepsi ini perlu menjadi perhatian pihak berwenang untuk memastikan pengelolaan lalu lintas di acara besar selanjutnya berjalan lebih lancar dan transparan.










Tinggalkan komentar