Kardinal Quevedo, Arsitek Perdamaian Asia Tenggara, Raih Award Perdana!

Kardinal Quevedo, Arsitek Perdamaian Asia Tenggara, Raih Award Perdana!

suaramedia.id – Kawasan Asia Tenggara yang kaya akan keberagaman budaya dan agama senantiasa menjadi medan bagi upaya-upaya membangun kohesi sosial. Dalam konteks ini, sejumlah tokoh dan lembaga telah membuktikan bahwa harmoni bukanlah impian semata, melainkan hasil dari kepemimpinan yang kuat, dialog konstruktif, dan tindakan nyata. Guna mengapresiasi dedikasi luar biasa tersebut, sebuah penghargaan prestisius, Harmony in Diversity Award, kini hadir untuk menginspirasi masyarakat di seluruh penjuru Asia Tenggara.

Dalam sebuah pengumuman penting, Kardinal Orlando Beltran Quevedo O.M.I., Uskup Agung Emeritus Cotabato, Filipina, secara resmi dinobatkan sebagai penerima pertama Harmony in Diversity Award. Penghargaan bergengsi ini, yang digagas oleh Temasek Foundation berkolaborasi dengan 5P Global Movement sebagai penyelenggara, ditujukan khusus bagi individu-individu di Asia Tenggara yang menunjukkan komitmen tak tergoyahkan dalam memupuk persatuan di tengah mozaik budaya yang beragam.

Kardinal Quevedo, Arsitek Perdamaian Asia Tenggara, Raih Award Perdana!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Kardinal Quevedo, yang merupakan Kardinal pertama dari wilayah Mindanao, Filipina, telah lama dikenal sebagai figur sentral dalam upaya mempersatukan berbagai kelompok masyarakat. Ia secara teguh menganjurkan "dialog kehidupan" (dialogue of life) – sebuah pendekatan komunikasi sehari-hari antarindividu dari latar belakang berbeda – sebagai pilar utama untuk menumbuhkan pemahaman mendalam dan mewujudkan perdamaian abadi.

Sepanjang kariernya, Kardinal Quevedo tak henti-hentinya menyuarakan pentingnya keadilan, rekonsiliasi, dan kemajuan kolektif sebagai prasyarat bagi perdamaian dan pembangunan yang berkelanjutan. Salah satu warisan pentingnya adalah pendirian Bishops-Ulama Conference pada tahun 1996. Forum ini berhasil menyatukan para uskup Katolik, pendeta Protestan, dan ulama Muslim, menciptakan wadah kolaborasi antaragama yang berkesinambungan. Selain itu, ia juga aktif terlibat dalam advokasi kebijakan publik yang pro-perdamaian, termasuk perannya dalam mendorong pengesahan Bangsamoro Basic Law (BBL) untuk menjamin pengakuan dan perlindungan hak-hak dasar serta kebebasan beragama bagi seluruh komunitas.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar