suaramedia.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian membawa angin segar bagi seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia. Dalam sebuah pertemuan strategis, Tito memastikan bahwa skema bantuan pemerintah dari Kemendagri untuk tahun anggaran (TA) 2027 dipastikan akan tetap berjalan.

Related Post
Kepastian ini muncul setelah Mendagri melakukan koordinasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Presiden memberikan instruksi tegas agar mekanisme pemberian insentif fiskal melalui kompetisi antardaerah tetap dipertahankan guna memacu kinerja pemerintah daerah.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, saya umumkan bahwa insentif fiskal untuk tahun anggaran 2027 tetap tersedia," tegas Tito Karnavian usai mendampingi Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta International Expo, Kamis (22/10/2026).
Lebih lanjut, Tito memaparkan hasil koordinasi dengan Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, terkait ketersediaan dana. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 triliun untuk tahun 2027. Dana jumbo tersebut direncanakan akan dibagi menjadi dua bagian utama: Rp1 triliun sebagai bantuan pemerintah langsung dari Kemendagri kepada Pemda, dan Rp1 triliun lagi dalam bentuk insentif fiskal yang bersumber dari Kementerian Keuangan.
Meski angka tersebut sudah teridentifikasi, Mendagri menjelaskan bahwa detail teknis mengenai mekanisme penyaluran dan kriteria penerima masih dalam tahap pematangan agar tepat sasaran.
Sebagai catatan, upaya peningkatan performa daerah ini merupakan kelanjutan dari program Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang telah digulirkan Kemendagri sepanjang tahun 2026. Program tersebut sebelumnya telah dilaksanakan melalui berbagai gelombang dan enam wilayah regional dengan kategori penilaian yang kompetitif untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik di seluruh pelosok negeri.








Tinggalkan komentar