Helikopter Karhutla Jatuh, Nyawa Petugas Terancam?

suaramedia.id – Tragedi jatuhnya helikopter pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sungai Barito, Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11/2026) memicu reaksi keras dari parlemen. Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Rina Sa’adah, menyoroti urgensi jaminan keselamatan bagi para pejuang api yang bertaruh nyawa di lapangan.

Rina menyampaikan rasa simpati mendalam sekaligus apresiasi kepada seluruh petugas gabungan dan warga setempat yang telah berupaya maksimal dalam proses evakuasi. Ia juga mengimbau agar pihak keluarga korban mendapatkan pendampingan intensif serta akses informasi yang akurat dan terverifikasi selama proses pencarian berlangsung.

Helikopter Karhutla Jatuh, Nyawa Petugas Terancam?
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Lebih lanjut, politisi PKB ini menegaskan bahwa insiden ini merupakan alarm keras bagi pemerintah untuk memperkuat proteksi terhadap seluruh personel penanggulangan karhutla. Hal ini mencakup awak udara, personel darat, hingga para relawan yang terlibat.

"Mereka adalah garda terdepan yang menjalankan tugas dengan risiko nyawa demi melindungi masyarakat. Oleh karena itu, negara wajib hadir melalui penyediaan armada yang laik jalan, peralatan yang mumpuni, pengaturan waktu istirahat yang manusiawi, layanan kesehatan, hingga jaminan perlindungan kerja yang jelas," tegas Rina sebagaimana dikutip dari suaramedia.id.

Rina mendesak adanya evaluasi menyeluruh terkait standar operasional prosedur (SOP) keselamatan. Evaluasi tersebut harus menyentuh aspek perawatan armada, kesiapan mental dan fisik awak, prosedur pengambilan air, hingga mitigasi terhadap faktor cuaca dan karakteristik medan yang ekstrem.

Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara operasi udara dan darat. Rina juga menyoroti perlunya pemberian kewenangan penuh bagi petugas di lapangan untuk mengambil keputusan menunda atau menghentikan operasi jika kondisi cuaca atau medan dinilai tidak lagi aman bagi keselamatan kru.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar