Gubernur DKI Beri Solusi Masalah Kepulauan Seribu!

Gubernur DKI Beri Solusi Masalah Kepulauan Seribu!

suaramedia.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam kunjungan pertamanya ke Kepulauan Seribu, Jumat (4/7), langsung meninjau sejumlah permasalahan yang dihadapi warga setempat. Kedatangannya disambut antusias oleh warga Pulau Kelapa yang telah menunggu sejak pagi. Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Pramono untuk memahami kondisi riil Kepulauan Seribu, sebuah kabupaten administratif DKI Jakarta yang unik.

Terletak pada koordinat 106°19’30” – 106°44’50" Bujur Timur dan 05°10’00” – 05°57’00" Lintang Selatan, Kepulauan Seribu memiliki luas total 7.006,48 km², namun hanya 8,98 km² yang merupakan daratan. Wilayah ini mencakup 1,31% dari total luas DKI Jakarta dan merupakan wilayah dengan luas daratan terkecil di provinsi tersebut. Terdiri dari 113 pulau, hanya 11 yang berpenghuni, dengan penduduknya tersebar di Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Harapan, dan Pulau Kelapa. Secara administratif, Kepulauan Seribu terbagi menjadi dua kecamatan: Kepulauan Seribu Utara (Kelurahan Pulau Kelapa, Pulau Harapan, dan Pulau Panggang) dan Kepulauan Seribu Selatan (Kelurahan Pulau Tidung, Pulau Pari, dan Pulau Untung Jawa). Selain sebagai kawasan permukiman, Kepulauan Seribu juga berfungsi sebagai kawasan konservasi, dengan Taman Nasional Kepulauan Seribu sebagai daya tarik wisata utama. Akses menuju Kepulauan Seribu dapat ditempuh melalui Dermaga Kali Adem dan Dermaga Marina Ancol dengan beragam pilihan kapal dan tarif yang bervariasi.

Gubernur DKI Beri Solusi Masalah Kepulauan Seribu!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam kunjungannya, Pramono melakukan penanaman mangrove, menyerahkan benih ikan kepada nelayan, dan berdialog langsung dengan warga. Ia menyoroti pentingnya penanganan masalah stunting dan merespon keluhan warga Pulau Kelapa terkait sulitnya mendapatkan air bersih. Kerusakan alat pengolahan air laut untuk mandi menjadi perhatian khusus, dan Pramono menginstruksikan jajarannya untuk segera memperbaiki permasalahan tersebut. Pramono juga meninjau Kapal Pelayanan Kesehatan P3KD Dinas Kesehatan, yang menurutnya memiliki fasilitas cukup lengkap, termasuk ruang operasi dan sterilisasi. Namun, ia mengakui keterbatasan tenaga medis sebagai salah satu kendala utama di Kepulauan Seribu dan telah menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk memprioritaskan hal ini.

Lebih lanjut, Pramono juga mengungkapkan gagasannya untuk mengembangkan wisata baru di Kepulauan Seribu, yaitu "Pulau Kucing," sebuah destinasi ramah kucing yang terinspirasi dari konsep serupa di Jepang. Konsep ini telah dibahas dengan Bupati Kepulauan Seribu, Muh Fadjar Kurniawan, dan diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Program-program ini menunjukkan komitmen Pramono untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Kepulauan Seribu.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar