Gibran Klaim Lulus SMA, Ubedilah: Mana Buktinya?

Gibran Klaim Lulus SMA, Ubedilah: Mana Buktinya?

suaramedia.id – Polemik mengenai keabsahan ijazah pendidikan menengah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka kembali memicu perdebatan hangat. Menanggapi klaim Gibran yang menyatakan telah menyelesaikan pendidikan SMA sebelum menempuh studi sarjana di Singapura, Analis Sosial Politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, melontarkan kritik tajam.

Ubedilah mempertanyakan alasan di balik belum munculnya bukti fisik berupa ijazah SMA milik sang Wapres ke publik. Menurutnya, jika Gibran memang benar telah lulus, maka menunjukkan dokumen tersebut seharusnya menjadi hal yang sangat mudah dilakukan guna mengakhiri spekulasi yang berkembang.

Gibran Klaim Lulus SMA, Ubedilah: Mana Buktinya?
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

"Kalau bahasanya mana mungkin saya menjadi sarjana kalau saya tidak punya ijazah SMA, artinya dia punya. Tolong nih siapa, Mas Gibran namanya, tunjukkanlah sekarang agar polemik yang menyita waktu dan energi ini berhenti. Pertanyaannya kenapa enggak menunjukkan gitu loh?" ujar Ubedilah dalam program Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (13/10/2026).

Lebih lanjut, Ubedilah menilai bahwa persoalan ini bukan lagi sekadar masalah hukum, melainkan sudah menyentuh ranah etika kepemimpinan. Ia menekankan bahwa transparansi dokumen pendidikan sangat krusial bagi seorang pejabat negara.

Ia juga memberikan peringatan keras mengenai dampak jangka panjang jika persoalan ijazah ini dibiarkan tanpa kejelasan. Menurutnya, jika standar integritas dokumen resmi di lembaga negara seperti Mahkamah Konstitusi tidak terjaga, hal ini dapat merusak tatanan bangsa di masa depan.

"Ini persoalan yang nanti dampaknya juga bagi generasi Z ini. Kalau sampai di dalam dokumen resmi negara di Mahkamah Konstitusi, di mana pertimbangan hukumnya tidak ditemukan bukti ijazah lalu dia tetap jadi wapres, lalu dia kemudian jadi presiden, ini akan menjadi bangsa yang rusak menurut saya. Enggak punya standar yang beradab di dalam mengelola negara," pungkasnya.

Sebelumnya, melalui pernyataan resminya, Gibran menegaskan bahwa secara logika, ia tidak mungkin bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana jika tidak memiliki ijazah SMA. Namun, hingga saat ini, desakan untuk menunjukkan bukti fisik tersebut terus mengalir dari berbagai pihak.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar