suaramedia.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menunjukkan taringnya dalam upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air. Korps Adhyaksa baru-baru ini melancarkan operasi besar-besaran dengan menggeledah 14 lokasi berbeda yang diduga kuat memiliki kaitan erat dengan skandal dugaan korupsi sektor pertambangan yang menyeret nama pengusaha kakap Samin Tan. Penyisiran intensif ini mencakup berbagai wilayah strategis, mulai dari ibu kota Jakarta, Jawa Barat, hingga ke jantung Kalimantan.

Related Post
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, pada Senin (30/3/2026), mengonfirmasi bahwa tim penyidik Gedung Bundar telah bergerak masif melakukan serangkaian penggeledahan dan proses penyitaan. "Operasi ini meliputi wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan," jelas Anang, memberikan gambaran luasnya jangkauan investigasi tersebut.

Dari hasil penggerebekan yang dilakukan secara menyeluruh, tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah besar alat bukti krusial. Anang merinci, bukti-bukti yang disita meliputi berbagai dokumen penting, perangkat elektronik, beberapa unit alat berat yang ditemukan langsung di lokasi tambang, serta sejumlah kendaraan. Penemuan ini diharapkan dapat memperkuat konstruksi kasus yang tengah ditangani dengan serius.
Anang lebih lanjut memaparkan, di antara 14 lokasi yang disasar, sejumlah di antaranya meliputi kantor PT AKT, kantor PT MCM yang diketahui memiliki afiliasi dengan PT AKT atau tersangka Samin Tan (ST), serta kediaman pribadi Samin Tan dan beberapa saksi kunci. Secara spesifik, 10 lokasi penggeledahan di antaranya berada di wilayah Jakarta dan Jawa Barat, sementara tujuh lokasi lain merupakan rumah tinggal tersangka dan sejumlah saksi di berbagai daerah, paparnya. Ini menegaskan bahwa penyidikan tidak hanya menyasar korporasi tetapi juga individu-individu yang diduga terlibat langsung.
Operasi ini merupakan kelanjutan dari langkah tegas Kejagung sebelumnya yang telah menetapkan Samin Tan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tambang ilegal dan langsung melakukan penahanan. Penggeledahan ini diharapkan dapat membuka tabir lebih lebar mengenai praktik rasuah di sektor pertambangan dan menyeret pihak-pihak lain yang mungkin terlibat dalam jaringan kejahatan tersebut.










Tinggalkan komentar