suaramedia.id – Langkah cepat diambil oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam menata struktur organisasi kepolisian. Hanya sehari setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Kapolri langsung melakukan perombakan besar-besaran melalui mutasi, rotasi, dan promosi jabatan bagi sejumlah perwira di lingkungan Polri.

Related Post
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada Kamis, 2 Oktober 2026, total terdapat 88 perwira yang mengalami perubahan posisi. Perombakan ini mencakup jajaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) guna memperkuat kinerja institusi Polri ke depan.

Rincian dari mutasi besar ini meliputi 6 perwira berpangkat Komjen Pol, 51 Irjen Pol, 19 Brigjen Pol, serta 12 Kombes Pol. Kebijakan ini menandai awal kepemimpinan mantan Kepala BNN tersebut dalam melakukan penyegaran di tubuh korps Bhayangkara.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa langkah strategis ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar. Menurutnya, mutasi ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan tugas sekaligus membuka peluang pengembangan karier bagi para personel.
"Hal ini dilakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi, sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan upaya penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan," ungkap Isir saat memberikan keterangan di Jakarta, Minggu (4/10/2026).
Salah satu pergeseran posisi yang mencolok melibatkan 12 Kombes Pol. Di antaranya adalah Kombes Pol Anwar Haidar yang kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Wakadensus 88 AT Polri, setelah sebelumnya menjabat sebagai Kabagrenmin Densus 88 AT Polri.
Selain itu, Kombes Pol M Darwis Debby Hermawan juga mengalami rotasi jabatan, dari semula menjabat Irbidjemensdm II Itwil IV Itwasum Polri menjadi Karobinkar SSDM Polri. Perubahan ini diharapkan mampu membawa energi baru dalam menjalankan fungsi kepolisian di berbagai lini.








Tinggalkan komentar