suaramedia.id – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan tren positif pada sektor ekonomi di wilayah terdampak. Berdasarkan pantauan terbaru, geliat ekonomi masyarakat di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan.

Related Post
Juru Bicara Satgas PRR, Amran, mengungkapkan bahwa indikator utama kebangkitan ini terlihat dari kembali beroperasinya pasar-pasar rakyat serta meningkatnya akses modal bagi para pelaku usaha.

"Hingga saat ini, aktivasi pasar rakyat di Aceh telah mencapai angka 90 persen. Sementara untuk wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat, pasar rakyat sudah berfungsi sepenuhnya atau mencapai 100 persen," jelas Amran dalam konferensi pers di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Menurut Amran, kembalinya fungsi pasar rakyat menjadi sinyal kuat bahwa roda perdagangan dan interaksi ekonomi warga mulai kembali normal. Selain itu, kepercayaan masyarakat untuk kembali berbisnis juga tercermin dari tingginya penggunaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai modal usaha.
Data yang dihimpun suaramedia.id menunjukkan lonjakan jumlah debitur KUR yang cukup besar. Tercatat sebanyak 121.984 debitur di Aceh, 44.049 debitur di Sumatera Utara, dan 27.670 debitur di Sumatera Barat telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan ini.
"Angka-angka ini menjadi bukti nyata bahwa program pemulihan telah berjalan dan masyarakat mulai bangkit untuk menggerakkan kembali roda perekonomian mereka," tambah Amran yang juga menjabat sebagai Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara pada Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri.
Tidak hanya pada sektor konvensional, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menunjukkan performa yang impresif melalui jalur digital. Hingga akhir Agustus 2026, tercatat telah terjadi sebanyak 40.634.395 transaksi UMKM melalui platform perdagangan elektronik (e-commerce), yang mempertegas bahwa digitalisasi ekonomi di wilayah pascabencana Sumatera terus berkembang pesat.










Tinggalkan komentar