suaramedia.id – Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menyelaraskan pelestarian alam dengan peningkatan taraf hidup masyarakat. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Pembiayaan Fasilitas Dana Bergulir (FDB) yang melibatkan kelompok masyarakat adat dan koperasi.

Related Post
Dalam seremoni yang berlangsung di Kantor BPDLH, Jakarta, pada Kamis (5/11/2026), kerja sama ini dilakukan dengan Kelompok Perhutanan Sosial Masyarakat Hukum Adat (MHA) Kampung Kuta dari Ciamis, Jawa Barat, serta Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (TLM) Indonesia. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi berbasis lingkungan yang berkelanjutan.

Acara penting ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, serta jajaran direktur terkait dari kementerian dan BPDLH. Kehadiran para tokoh ini menegaskan bahwa sinergi lintas sektor sangat krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri PPPA, Veronika Tan, memberikan sorotan khusus mengenai urgensi peran perempuan dalam struktur ekonomi lokal. Menurutnya, pemberdayaan perempuan bukan sekadar isu sosial, melainkan kunci utama dalam menciptakan ekonomi keluarga yang tangguh.
"Perempuan membutuhkan affirmative action atau tindakan afirmatif agar memiliki ruang yang setara. Kita perlu mendorong perempuan untuk menjadi local champion yang mampu memimpin berbagai inisiatif di komunitasnya," tegas Veronika.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kementerian PPPA telah menginisiasi Program Kebun Pangan Perempuan. Program ini dirancang khusus untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan lahan yang produktif.
Melalui skema pembiayaan dari BPDLH ini, diharapkan masyarakat adat tidak hanya berperan sebagai penjaga hutan, tetapi juga mampu merasakan dampak ekonomi langsung dari pengelolaan sumber daya alam yang mereka miliki secara mandiri dan berkelanjutan.



Tinggalkan komentar