Bom! Pengakuan Mengejutkan Rossa Soal Firli

Bom! Pengakuan Mengejutkan Rossa Soal Firli

suaramedia.id – Pengakuan mengejutkan mantan penyidik KPK, AKBP Rossa Purbo Bekti, di persidangan kasus suap dan perintangan penyidikan Hasto Kristiyanto, membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bereaksi. Rossa menyebut mantan Ketua KPK, Firli Bahuri, membocorkan rencana Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku pada 2019. Pernyataan tersebut disampaikan Rossa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (9/5). Akibat kebocoran informasi tersebut, OTT pun gagal.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya Sabtu (10/5), menyatakan KPK akan mencermati keterangan Rossa. "JPU akan mencermati setiap keterangan yang disampaikan para saksi di persidangan," tegas Budi. Keterangan Rossa dianggap sebagai informasi tambahan yang berharga bagi jaksa KPK dalam menyusun strategi persidangan Hasto. "Keterangan-keterangan tersebut akan menjadi pengayaan informasi bagi JPU dalam proses persidangan perkara dugaan suap dan perintangan penyidikan dengan terdakwa saudara Hasto," tambahnya.

Bom! Pengakuan Mengejutkan Rossa Soal Firli
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Rossa mengungkapkan, tim penyidik saat itu menerima informasi dari posko bahwa rencana OTT telah bocor dan tersebar luas di masyarakat, bahkan sebelum Hasto dan Harun Masiku berhasil diamankan. "Kami mempertanyakan mengapa informasi terkait OTT dirilis ke media, sementara Hasto dan Harun Masiku belum diamankan," ungkap Rossa.

Sementara itu, Firli Bahuri sebelumnya telah membantah keras tudingan tersebut. Dalam pernyataan di Komplek DPR/MPR, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Januari 2020, Firli menegaskan tidak ada konfirmasi terkait rencana penangkapan Hasto. Ia menyatakan KPK baru menetapkan empat tersangka, salah satunya Harun Masiku yang saat itu berada di luar negeri. "Enggak, saya tidak ada konfirmasi itu. Tidak ada konfirmasi itu ya," bantah Firli kala itu. Ia menambahkan bahwa KPK telah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM serta Polri untuk memburu Harun Masiku. Kini, pernyataan Rossa menjadi babak baru dalam polemik ini, dan publik menantikan langkah selanjutnya KPK dalam menindaklanjuti informasi tersebut.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar