72 Kapal Nganggur! Mudik Lebaran Terancam Macet Parah di Merak?

72 Kapal Nganggur! Mudik Lebaran Terancam Macet Parah di Merak?

suaramedia.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mendesak pemerintah untuk segera menambah fasilitas dermaga di Pelabuhan Merak. Desakan ini muncul sebagai respons atas kekhawatiran serius terhadap potensi kemacetan parah dan keterbatasan kapasitas pelayanan penyeberangan, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang selalu menjadi momen krusial bagi mobilitas masyarakat.

Menurut Bambang Haryo, yang akrab disapa BHS, permasalahan utama yang kerap menghambat kelancaran arus penyeberangan dari Merak menuju Pelabuhan Bakauheni adalah minimnya jumlah dermaga. Ironisnya, meski armada kapal yang disiapkan untuk melayani rute vital ini terbilang banyak, sebagian besar justru tidak dapat dioptimalkan fungsinya akibat fasilitas sandar yang tidak memadai.

72 Kapal Nganggur! Mudik Lebaran Terancam Macet Parah di Merak?
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

BHS membeberkan data mencengangkan: dari sekitar 72 kapal yang siap beroperasi untuk lintasan Merak-Bakauheni, hanya sekitar 28 kapal yang benar-benar bisa melayani penumpang dan kendaraan. Ini berarti, lebih dari separuh armada, atau sekitar 44 kapal, terpaksa ‘menganggur’ karena tidak ada tempat untuk bersandar.

"Dari total 72 kapal yang tersedia, yang bisa beroperasi optimal hanya 28 kapal di tujuh dermaga yang ada. Satu dermaga idealnya hanya bisa melayani sekitar empat kapal. Artinya, sekitar 44 kapal atau hampir 60% lebih dari total armada tidak dapat dioperasikan secara maksimal," ujar BHS saat meninjau langsung kondisi Pelabuhan Merak di Cilegon, Banten.

Kondisi ini, lanjut BHS, berpotensi menciptakan bottleneck yang parah, menyebabkan antrean panjang dan penumpukan kendaraan serta penumpang, yang pada akhirnya akan mengganggu kenyamanan dan keselamatan pemudik. Oleh karena itu, pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan dan PT ASDP Indonesia Ferry, didesak untuk segera mengambil langkah konkret dan strategis. Penambahan dermaga bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mendesak demi menjamin kelancaran mobilitas masyarakat di momen krusial seperti mudik Lebaran.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar