Anak WNI Dipaksa Jadi WNA? Kemenkum: Alumni LPDP Langgar Hak Anak!

suaramedia.id – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) melayangkan sorotan tajam terhadap Dwi Sasetyaningtyas, seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Aksi Sasetyaningtyas yang diduga memamerkan paspor Inggris anaknya sambil menyatakan keinginan agar sang anak tidak berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dinilai telah melanggar hak perlindungan anak.

Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Dirjen AHU Kemenkumham, Widodo, menegaskan bahwa tindakan tersebut problematis mengingat status anak yang belum menginjak usia dewasa. "Secara garis keturunan maupun kelahirannya, anak tersebut secara sah masih berstatus sebagai WNI," ujar Widodo dalam konferensi pers di Gedung AHU Kemenkumham, Jakarta, Kamis (26/2/2026). Ia menambahkan, upaya orang tua yang seolah-olah mengalihkan status kewarganegaraan anak menjadi warga negara asing merupakan pelanggaran serius terhadap hak-hak dasar perlindungan anak.

Widodo menjelaskan lebih lanjut bahwa berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, seorang anak tetap menyandang status WNI hingga mencapai usia dewasa. Pada saat itulah, anak memiliki hak penuh untuk menentukan pilihan kewarganegaraannya sendiri. "Meskipun ada potensi bagi anak untuk mendapatkan status permanent resident di negara lain setelah tinggal berturut-turut selama lima tahun, secara otomatis status WNI melekat pada dirinya karena kedua orang tuanya adalah WNI," tegasnya.

Pernyataan Kemenkumham ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan alumni beasiswa LPDP tersebut, setelah sebelumnya juga menjadi sorotan publik terkait isu-isu lain. Penegasan dari Kemenkumham ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan pentingnya mematuhi hukum dan menghormati hak-hak anak dalam setiap tindakan.


Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar