suaramedia.id – Kabar duka menyelimuti Perumahan Taman Cikande, Tangerang, setelah banjir merenggut nyawa dua bocah pada Rabu (21/1) sore. Peristiwa tragis ini terjadi saat ketiga korban bermain di tengah genangan air. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengonfirmasi kejadian tersebut.

Related Post
Taufik menjelaskan, insiden bermula ketika tiga anak, Umam (10), Fariz (10), dan Nando (10), asyik bermain air banjir di sekitar perumahan. Diduga, mereka terpeleset dan jatuh ke dalam saluran irigasi yang terendam banjir. "Benar, kami menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya orang tenggelam. Dua orang meninggal, satu lainnya selamat," ujar Taufik kepada suaramedia.id – .

Tim penyelamat segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi bersama warga setempat. Nando berhasil diselamatkan dan dilarikan ke RSUD Tobat Balaraja untuk mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya, nyawa Umam dan Fariz tidak dapat diselamatkan.
Banjir di Cikande sendiri telah berlangsung sejak awal pekan lalu, tepatnya Senin (12/1). Sempat mencapai ketinggian hingga 2 meter, banjir berangsur surut pada Sabtu (17/1). Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat banjir melanda, serta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area berbahaya.








Tinggalkan komentar