suaramedia.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kembali melakukan langkah strategis dalam penyegaran struktur organisasi Kepolisian Republik Indonesia. Pada awal November 2026, sebanyak 13 Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi resmi dimutasi ke lingkungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.

Related Post
Pergeseran belasan jenderal bintang satu ini merupakan bagian dari rangkaian mutasi besar-besaran yang telah dimulai Kapolri sejak awal Oktober 2026. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026, total terdapat 264 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) yang masuk dalam daftar rotasi kali ini.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa perombakan jabatan ini adalah mekanisme yang lumrah dalam sebuah organisasi besar seperti Polri. Menurutnya, langkah ini diambil demi menjaga stabilitas serta meningkatkan efektivitas kinerja kepolisian di tengah dinamika tantangan zaman yang kian dinamis.
"Mutasi ini merupakan upaya penyegaran organisasi. Tujuannya agar roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas di lapangan tetap berjalan optimal, terutama dalam menghadapi kompleksitas tantangan tugas Polri ke depan," ungkap Isir saat memberikan keterangan di Jakarta, Sabtu (7/11/2026) sebagaimana dilansir dari suaramedia.id.
Dari keseluruhan 264 personel yang terdampak mutasi, sebanyak 224 di antaranya merupakan personel yang mendapatkan promosi jabatan maupun mutasi bersifat flat. Perubahan posisi ini mencakup berbagai level jabatan, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga satuan kewilayahan.
Salah satu nama yang masuk dalam daftar mutasi ke Lemdiklat Polri adalah Brigjen Pol Tory Kristianto. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, dan kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk II Sespim Lemdiklat Polri.



Tinggalkan komentar