Indonesia Incaran Mata-Mata Asing? Ini Alasannya!

suaramedia.id – Kekayaan alam yang melimpah serta letak geografis yang sangat krusial kini menempatkan Indonesia dalam radar pengawasan intelijen internasional. Kondisi ini memicu desakan kuat agar pemerintah segera merumuskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Antispionase Asing guna memperkuat kedaulatan negara.

Dalam sebuah dialog bertajuk "Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing" yang digelar pada Rabu (4/11/2026), Direktur Eksekutif ASEAN Study Center FISIP Universitas Indonesia (UI), Edy Prasetyono, menyoroti kerentanan posisi Indonesia. Menurutnya, kombinasi antara sumber daya alam (SDA) yang masif dan posisi geopolitik yang strategis menjadikan Indonesia sebagai entitas yang sangat "seksi" bagi pihak luar.

Indonesia Incaran Mata-Mata Asing? Ini Alasannya!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Edy menjelaskan bahwa Indonesia berada di titik temu dua benua dan dua samudera, dengan jalur perdagangan laut yang menjadi urat nadi dunia. Posisi ini, jika dibarengi dengan informasi rahasia mengenai kekayaan alam, dapat memberikan keuntungan kompetitif yang luar biasa bagi negara-negara asing.

"Kekayaan sumber daya alam Indonesia menjadikan negara ini sebagai entitas yang sangat menarik. Jika pihak eksternal berhasil memperoleh informasi-informasi krusial mengenai Indonesia, hal itu secara otomatis akan memberikan keunggulan bagi mereka," ujar Edy dalam keterangannya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan regulasi melalui UU Antispionase bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Hal ini diperlukan agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika global, tetapi juga mampu melindungi aset strategis dan data penting negara dari upaya pencurian informasi oleh aktor-aktor asing.

Langkah preventif melalui payung hukum yang kuat diharapkan dapat meminimalisir risiko intervensi asing yang dapat mengancam stabilitas nasional serta keamanan ekonomi di masa depan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar