Terobosan! RI Pimpin Inisiatif Kredit Biodiversitas Global!

Terobosan! RI Pimpin Inisiatif Kredit Biodiversitas Global!

suaramedia.id – Indonesia mendapat angin segar dari kancah internasional dalam upayanya mengembangkan skema kredit keanekaragaman hayati (biodiversity credits). Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat, baru-baru ini melakukan pertemuan bilateral penting dengan Co-Chair International Advisory Panel on Biodiversity Credits (IAPB), Dame Amelia Fawcett, di sela-sela Agenda London Climate Week, London, Inggris, pada Rabu, 24 Juni 2026.

Dalam pertemuan strategis tersebut, Menteri Jumhur, yang didampingi Deputi PPKL Rasio Ridho Sani dan Staf Ahli Menteri Kehati dan Sosial Budaya Noer Adi Wardojo, bertukar pandangan mendalam dengan Dame Amelia mengenai peluang dan strategi untuk memajukan pengembangan biodiversity credits. Jumhur menggarisbawahi ambisi Indonesia untuk menjadi tuan rumah Konferensi Para Pihak (COP) ke-18 Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD) pada tahun 2028, sebuah inisiatif yang diharapkan mendapat dukungan kuat dari berbagai pemangku kepentingan nasional dan mitra internasional.

Terobosan! RI Pimpin Inisiatif Kredit Biodiversitas Global!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Dame Amelia Fawcett secara lugas menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk memanfaatkan pendanaan dari skema Biodiversity Credit. Hal ini tidak terlepas dari status Indonesia sebagai negara megabiodiversitas, yang kaya akan keanekaragaman hayati unik dan vital bagi ekosistem global. Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat dan strategis Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dalam membentuk Gugus Tugas Pengembangan Biodiversity Credits.

Gugus tugas ini dibentuk dengan tujuan mempercepat implementasi biodiversity credit di Indonesia, melalui kajian komprehensif untuk penyiapan kebijakan, skema, dan potensi proyek percontohan. Selain itu, gugus tugas juga aktif melakukan konsultasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Inisiatif Indonesia untuk menjadi pelopor pengembangan biodiversity credits di kawasan Asia dan global adalah langkah yang sangat signifikan. Ini mengirimkan pesan penting mengenai kolaborasi antarnegara dan para pihak untuk meningkatkan konservasi keanekaragaman hayati dengan semangat ‘nature positive’," ujar Dame Amelia kepada Menteri Jumhur, seperti dikutip dari suaramedia.id.

Kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat komitmen dan meningkatkan kerja sama. IAPB akan berperan sebagai Mitra Pengetahuan (Knowledge Partner) bagi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), mendukung Indonesia dalam mengembangkan kerangka kerja dan implementasi skema kredit keanekaragaman hayati. Selain itu, mereka juga berjanji untuk memajukan dialog dan kolaborasi di berbagai forum internasional, termasuk COP 17 Konvensi Keanekaragaman Hayati yang akan diselenggarakan di Yerevan, Armenia, pada Oktober 2026.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar