MISTERI DI LAUT KARIMUN: Speedboat Terbalik, 1 Pemancing Hilang!

Related Post
suaramedia.id – Sebuah insiden mengerikan menimpa empat pemancing di perairan Tanjung Rambut, depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Speedboat yang mereka tumpangi terbalik setelah dihantam gelombang tinggi pada Rabu (7/1) dini hari. Dari empat penumpang, tiga berhasil diselamatkan, namun satu orang hingga kini masih dalam pencarian intensif tim SAR gabungan.

Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Perolongan Kelas A Tanjungpinang, Muhammad Fathur Rachman, mengonfirmasi kejadian tragis ini pada Jumat (9/1). Menurut Fathur, insiden bermula saat keempat pemancing berangkat dari Pintu Air Kolong pada Rabu sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka menggunakan speedboat pancung bermesin 200 PK dengan tujuan perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun untuk memancing.
Sekitar pukul 01.00 WIB, cuaca di laut memburuk drastis. Para pemancing berniat menepi, namun nahas, mesin kapal mereka mengalami kerusakan parah dan tak bisa dihidupkan kembali. Dalam kondisi tak berdaya, speedboat kemudian dihantam ombak besar secara bertubi-tubi hingga akhirnya terbalik. Keempatnya terjatuh ke laut dan terombang-ambing, berjuang menyelamatkan diri dengan berpegangan pada jerigen seadanya.
Tiga korban selamat, yaitu Misran (45) dari Ranggam, Kelurahan Pamak; Reski Febrianda (19) dari Perum Bukit Indah Carok; dan Supriyanto (25) dari Pelabuhan Kolong, berhasil ditemukan oleh Kapal KM Sempurna di perairan Pulau Pandan. Mereka kemudian dievakuasi oleh petugas Satpolairud Polres Karimun dalam kondisi selamat. Namun, satu korban lainnya, Zainudin (33), yang juga beralamat di Ranggam, Kelurahan Pamak, masih belum ditemukan hingga Jumat malam.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun, Satpolairud Polres Karimun, serta masyarakat setempat telah melakukan pencarian intensif sejak informasi diterima. Meski demikian, upaya pencarian Zainudin belum membuahkan hasil. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (10/1) dengan harapan korban dapat segera ditemukan dan misteri hilangnya Zainudin bisa terungkap.










Tinggalkan komentar