suaramedia.id – Bakal Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), William Heinrich, menunjukkan keseriusan dan tekad bulatnya dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum periode 2026-2029. Langkah awal yang krusial telah diambil, di mana tim pemenangan William secara resmi mengambil formulir pendaftaran di kantor pusat BPP HIPMI, Menara Bidakara, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Related Post
Tim yang dijuluki "komite pemenangan" ini bukan sembarang tim. Mereka adalah delapan tokoh berpengalaman yang merupakan mantan Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat dukungan dari akar rumput HIPMI terhadap pencalonan William. Nama-nama besar yang menjadi garda terdepan ini meliputi Adriana Imelda Daat (BPD Papua Barat), Dasril Sahari (BPD Papua), Syawaluddin (BPD NTB), I Putu Dedi Saputra (BPD NTB), Ucu Susanto (BPD Sulteng), M. Khozin Sinnay (BPD Kepri), Wahyudi Yuka (BPD Jabar), dan Ahmad Kuddus (BPD Papua Barat).

Rombongan komite pemenangan ini disambut langsung oleh Steering Committee (SC) Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI XVIII. Ketua SC, Tri Febriyanto Damu, yang juga menjabat Ketua OKK BPP HIPMI, menerima penyerahan formulir tersebut. Adriana Imelda Daat, salah satu anggota komite, dengan tegas menyatakan bahwa William Heinrich telah mantap dan bulat untuk maju sebagai kandidat Ketua Umum.
"Kami datang untuk mengambil formulir pendaftaran bagi saudara kami, William Heinrich, yang telah bertekad kuat untuk memimpin BPP HIPMI periode 2026-2029," ujar Adriana, seperti dilansir suaramedia.id pada Minggu (12/4/2026).
Langkah ini secara resmi membuka babak baru dalam persaingan menuju kursi pimpinan organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia. Dengan dukungan solid dari delapan mantan ketua BPD, William Heinrich dipandang memiliki modal kuat untuk bersaing di Munas HIPMI XVIII mendatang. Kontestasi ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat pentingnya peran strategis HIPMI dalam kancah ekonomi nasional dan pembentukan pemimpin masa depan.








Tinggalkan komentar