suaramedia.id – Mantan Direktur Utama PT Indofarma, Arief Pramuhanto, tak henti menyuarakan perjuangannya untuk mendapatkan keadilan. Dalam momen Idulfitri 1447 H/2026 M yang penuh makna, ia mengirimkan surat tulisan tangan yang menyentuh hati kepada keluarganya, menandai Lebaran kedua yang harus ia jalani dari balik jeruji.

Related Post
Surat tersebut menjadi ungkapan kerinduan mendalam Arief kepada sang istri dan kedua anaknya, yang telah ia tinggalkan selama dua kali perayaan Lebaran. Lebih dari sekadar rindu, ia juga memohon agar keluarga tak henti-hentinya mendoakan dirinya dalam menghadapi tuduhan korupsi yang dialamatkan kepadanya, serta berharap dapat segera terbebas dari segala sangkaan.

Melalui unggahan di akun X pribadinya, @bebaskanarief, pada Minggu (22/03/2026), Arief mengungkapkan isi hatinya yang pilu namun penuh tekad. "Doa Bapak selama Ramadhan kali ini tetap sama; kuatkan saya menghadapi ujian ini! Bapak sadar dalam kehidupan selalu ada ujian. Bapak ingin lulus dari ujian ini dengan nilai sempurna," tulisnya, menunjukkan semangat juang yang tak padam.
Perjuangan Arief Pramuhanto ini bukan tanpa alasan. Ia tengah menghadapi kasus dugaan korupsi yang menarik perhatian publik. Menariknya, kasus ini sempat disorot oleh Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) yang menyatakan bahwa tidak ada unsur ‘mens rea’ atau niat jahat dalam tindakan yang dituduhkan kepadanya. Pernyataan tersebut tentu menjadi angin segar bagi Arief dalam upaya pembelaannya, menguatkan keyakinannya bahwa ia tidak bersalah.
Dengan surat emosional ini, Arief Pramuhanto berharap bisa terus menjaga semangat dan keyakinan bahwa kebenaran akan terungkap, serta ia bisa kembali berkumpul dengan keluarganya untuk merayakan Lebaran di tahun-tahun mendatang.








Tinggalkan komentar