Kunci Misteri Terpecahkan! Cincin & Jam Tangan Ungkap Identitas Pelatih Valencia!

Kunci Misteri Terpecahkan! Cincin & Jam Tangan Ungkap Identitas Pelatih Valencia!

suaramedia.id – Kupang – Sebuah titik terang akhirnya muncul dalam tragedi tenggelamnya kapal wisata KM. Putri Sakina di perairan Nusa Tenggara Timur. Jenazah yang ditemukan baru-baru ini di Selat Padar telah resmi teridentifikasi sebagai Fernando Martin Carreras, pelatih tim B wanita Valencia Spanyol. Identifikasi krusial ini berhasil dilakukan berkat properti personal yang melekat pada korban, yakni cincin dan jam tangan, serta sejumlah ciri khusus lainnya.

Polda NTT, melalui Kabid Humas Kombes Henry Novika Chandra, mengonfirmasi bahwa proses identifikasi oleh Tim DVI Biddokkes Polda NTT telah rampung pada Minggu malam. "Ditemukan kesesuaian antara data ante mortem dan post mortem, antara lain jenis kelamin pria dewasa, tinggi badan, ciri khusus berupa tato, serta properti personal seperti cincin dan jam tangan. Seluruh temuan tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga," jelas Kombes Henry dalam keterangan tertulis yang diterima suaramedia.id.

Kunci Misteri Terpecahkan! Cincin & Jam Tangan Ungkap Identitas Pelatih Valencia!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Proses identifikasi dilakukan secara cermat dan menyeluruh, mengedepankan prinsip ilmiah dan kemanusiaan. Tim DVI membandingkan data dari keluarga dan kedutaan dengan hasil pemeriksaan medis forensik. Meskipun kondisi jenazah menyulitkan penggunaan data primer seperti sidik jari secara optimal, tim DVI berhasil menemukan kecocokan kuat pada sejumlah data sekunder, baik fisik maupun properti pribadi korban. Sesuai standar DVI Interpol, identifikasi dapat dinyatakan terkonfirmasi jika terdapat kecocokan dua atau lebih data sekunder yang kuat, meskipun data primer terbatas.

Saat ini, jenazah Fernando Martin Carreras berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo, menunggu proses koordinasi pemulangan ke negara asalnya bersama pihak keluarga dan perwakilan kedutaan.

Sebelumnya, jenazah Carreras ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Minggu pagi sekitar pukul 08.47 WITA di sekitar Selat Padar. Penemuan ini dilakukan oleh personel Ditpolairud Polda NTT yang tergabung dalam operasi SAR, saat melakukan penyisiran menggunakan kapal KPC XXII 2007. Lokasi penemuan sekitar 1,13 nauticalmile atau dua kilometer dari titik duga tenggelamnya KM. Putri Sakina.

Tragedi tenggelamnya kapal wisata KM. Putri Sakina terjadi pada Jumat (26/12) malam di perairan Pulau Padar. Kapal tersebut mengangkut 11 penumpang, terdiri dari empat ABK dan tujuh penumpang, termasuk enam warga negara asing asal Spanyol dan satu pemandu wisata WNI. Tujuh korban berhasil dievakuasi sesaat setelah kejadian, namun empat orang dinyatakan hilang. Dengan ditemukannya satu jenazah ini, kini tersisa dua korban yang masih dalam pencarian, keduanya merupakan warga negara Spanyol. Operasi SAR telah diperpanjang selama tiga hari, mulai Senin (5/1) hingga Rabu (7/1), dengan bantuan sistem sonar dan drone bawah air untuk mempermudah pencarian dua korban yang masih hilang.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar