Gubernur Koster: Legalisasi Sabung Ayam di Bali? Perlu Kajian Mendalam!

Gubernur Koster: Legalisasi Sabung Ayam di Bali? Perlu Kajian Mendalam!

suaramedia.id – Gubernur Bali, I Wayan Koster, memberikan pernyataan tegas terkait usulan legalisasi tajen (sabung ayam) yang tengah ramai diperbincangkan. Ia menyatakan bahwa usulan tersebut membutuhkan kajian mendalam sebelum dapat dipertimbangkan. Pernyataan ini disampaikan Koster usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (30/6).

"Itu perlu kajian mendalam," tegas Koster. Ia menambahkan bahwa selama ini, praktik tajen yang dilakukan untuk keperluan tradisi upakara tidak menjadi masalah. "Sepanjang tajen itu untuk kebutuhan tradisi upakara, itu yang sudah berlangsung, itu tidak ada masalah," jelasnya.

Gubernur Koster: Legalisasi Sabung Ayam di Bali? Perlu Kajian Mendalam!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, Koster dengan tegas melarang praktik tajen di luar konteks upakara, khususnya yang melibatkan perjudian. "Tapi di luar itu, kalau tajen dilaksanakan di tempat khusus bukan acaranya, itu masuk kategori judi, iya dilarang," tegasnya.

Lebih lanjut, Koster menyatakan tidak perlu adanya Peraturan Daerah (Perda) khusus terkait praktik tajen di Bali. "Menurut saya tidak perlu (adanya Perda)," ujarnya singkat.

Sebelumnya, usulan legalisasi tajen mengemuka dari beberapa pihak di DPRD Bali, salah satunya Wakil Ketua DPRD Bali, I Wayan Disel Astawa. Astawa berargumen bahwa legalisasi tajen dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi Bali, mengingat potensi pendapatan yang bisa dihasilkan. Ia mencontohkan keberhasilan pembangunan di DKI Jakarta yang dikaitkan dengan keberadaan kasino di masa lalu.

"Manfaatnya lebih besar lah untuk pembangunan, bagi Bali juga kan, seperti DKI Jakarta dulu tidak ada jalan tol, dengan adanya kasino dibuka ada perbaikan sana sini pembangunan," ujar Astawa. Ia berharap Bali dapat meniru strategi pembangunan serupa dengan memanfaatkan potensi tajen sebagai daya tarik wisata budaya. "Terkait tajen, melihat pada situasi kondisi yang seperti ini kita kembali pada zamannya Gubernur DKI Jakarta Pak Ali Sadikin, mereka berani membangun kasino, kenapa di Bali tidak, ada seperti ini lokal jenius kita atraksi budaya," tambahnya.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar