Banjir Tangerang Parah! BPBD: Alat Kurang!

Banjir Tangerang Parah! BPBD: Alat Kurang!

suaramedia.id – Kabupaten Tangerang dilanda banjir parah selama dua pekan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengakui terkendala minimnya peralatan penanggulangan bencana. Kondisi ini menghambat upaya penanganan banjir yang meluas di sejumlah wilayah.

Achmad Taufik, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, mengungkapkan bahwa kekurangan perahu evakuasi dan pompa air menjadi masalah utama. "Penanganan musim bencana banjir ini memang sangat kurang sarana-prasarana kita. Misalnya perahu karet sangat kurang," ujarnya, Kamis (22/1).

 Banjir Tangerang Parah! BPBD: Alat Kurang!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Luasnya wilayah terdampak banjir tidak sebanding dengan sumber daya yang dimiliki BPBD Kabupaten Tangerang. Hal ini menyulitkan petugas untuk menjangkau seluruh lokasi bencana dengan cepat dan memberikan bantuan secara optimal.

BPBD telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Banten untuk meminta tambahan peralatan. Namun, bencana serupa juga terjadi di daerah lain seperti Lebak, Pandeglang, dan Serang, yang kondisinya lebih parah sehingga menjadi prioritas utama.

Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang untuk memaksimalkan penggunaan pompa air dalam mengurangi dampak banjir.

Banjir berulang kali melanda Kabupaten Tangerang. Pada 12 Januari lalu, 24 kecamatan terendam banjir dan baru surut setelah berhari-hari. Pada Kamis (22/1), banjir kembali merendam lima kecamatan, yaitu Jayanti, Kresek, Kosambi, Gunung Kaler, dan Tigaraksa. "Pemicunya intensitas hujan yang ekstrem sejak kemarin," kata Taufik.

Banjir di perumahan Cikande kembali naik hingga 2,5 meter pada Kamis. Komandan Regu BPBD Pos Cisoka, Guruh, mengatakan bahwa banjir melanda dua RW di perumahan Cikande, dengan ketinggian air terus meningkat akibat luapan Sungai Cidurian. "Yang terdampak itu RW 02 dan RW 03. Saat ini baru sekitar 122 keluarga yang terkonfirmasi terdampak," ujarnya. Titik banjir terdalam berada di RT 04, RW 03 Perumahan Taman Cikande, mencapai 2,5 meter.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar