Banjir Landa Tangerang Raya, Air Capai 2,5 Meter!

Banjir Landa Tangerang Raya, Air Capai 2,5 Meter!

suaramedia.id – Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya, termasuk wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel), menyebabkan banjir parah di sejumlah titik. Ketinggian air dilaporkan mencapai hingga 2,5 meter di beberapa lokasi, membuat aktivitas warga lumpuh total.

Tangsel Lumpuh Akibat Banjir

Banjir Landa Tangerang Raya, Air Capai 2,5 Meter!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Banjir terparah di Tangsel terjadi di Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, yang mengakibatkan akses jalan utama terputus. Pada Kamis (22/1) malam, ketinggian air mencapai 60 cm, membuat banyak pengendara motor nekat menerobos banjir dan mengalami mogok. Surya, seorang pengemudi ojek online, menjadi salah satu korban yang motornya mati total setelah menerjang banjir. Ia mengeluhkan bahwa banjir kali ini lebih parah dari biasanya dan berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah banjir di wilayah tersebut.

Selain itu, sekitar 200 rumah di Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, juga terendam banjir dengan ketinggian mencapai 40 cm. BPBD Tangsel telah melakukan evakuasi warga ke balai warga terdekat, namun sebagian warga memilih bertahan di rumah masing-masing.

Kota Tangerang: Warga Mengungsi di RPH

Di Kota Tangerang, puluhan warga Kelurahan Petir, Cipondoh, terpaksa mengungsi ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) setelah rumah mereka terendam banjir hingga 1,5 meter. Banjir merendam ratusan rumah di tiga RW akibat luapan Kali Angke dan curah hujan tinggi. Camat Cipondoh, Marwan, menyebutkan sekitar 350 kepala keluarga terdampak banjir, dengan 56 KK mengungsi di tiga lokasi pengungsian.

Kabupaten Tangerang: Banjir 2,5 Meter Rendam Cikande

Kondisi lebih parah terjadi di Kabupaten Tangerang, di mana banjir di perumahan Cikande kembali naik hingga 2,5 meter. Komandan Regu BPBD Pos Cisoka, Guruh, mengatakan bahwa banjir melanda dua RW dan terus mengalami peningkatan. Titik banjir terdalam berada di RT 04, RW 03 Perumahan Taman Cikande, dengan ketinggian air mencapai 2,5 meter.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mengungkapkan bahwa banjir telah melanda 24 kecamatan dan 119 desa/kelurahan, dengan korban terdampak mencapai 50 ribu jiwa. Saat ini, tersisa lima kecamatan yang masih terendam banjir, yaitu Jayanti, Kresek, Kosambi, Gunung Kaler, dan Tigaraksa.

Kekurangan Sarana Prasarana Jadi Kendala

BPBD Kabupaten Tangerang mengakui kekurangan sarana prasarana penanggulangan bencana menjadi kendala utama dalam mengatasi banjir. Minimnya peralatan seperti perahu evakuasi dan pompa air menyulitkan petugas dalam menjangkau seluruh lokasi bencana secara cepat dan optimal. Pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Banten untuk meminta tambahan peralatan, namun bencana serupa juga terjadi di daerah lain di Banten, sehingga penanganan menjadi prioritas di wilayah yang lebih parah.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar