suaramedia.id – Jakarta – Indonesia dan Norwegia kembali memperkuat komitmen global dalam penanganan perubahan iklim. Belum lama ini, kedua negara secara resmi meluncurkan Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan (Small Grant) Periode Keempat. Inisiatif strategis ini bertujuan untuk menopang target ambisius Indonesia, yakni Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030, yang berfokus pada penyerapan emisi karbon bersih dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya.

Related Post
Peluncuran program penting ini dilakukan di Jakarta, ditandai dengan pertemuan antara Menteri Kehutanan Indonesia, Raja Juli Antoni, dan Menteri Pembangunan Internasional Norwegia, Asmund Aukrust. Raja Juli Antoni menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi yang berkelanjutan ini. "Hari ini, dengan bangga bersama Minister Asmund Aukrust, saya meluncurkan Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan yang telah memasuki periode keempat," ujarnya, menegaskan kembali pentingnya kerja sama internasional dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program ini menandai kelanjutan dari inisiatif Small Grant yang telah berjalan, kini memasuki babak keempat dalam upaya mitigasi iklim.

Small Grant sendiri merupakan skema pendanaan krusial yang dirancang untuk mendukung pencapaian target FOLU Net Sink 2030. Mekanisme pendanaan ini dijalankan melalui kerja sama Indonesia-Norwegia dengan pendekatan Result-Based Contribution, artinya dana disalurkan berdasarkan hasil nyata yang dicapai. Kementerian Kehutanan Republik Indonesia mengelola penyaluran dana ini melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), memastikan transparansi dan efektivitas dalam implementasinya.
Raja Juli Antoni lebih lanjut menyoroti urgensi tantangan perubahan iklim dan pemanasan global yang kian nyata. Menurutnya, waktu yang tersedia untuk melakukan mitigasi sangat terbatas, sehingga penguatan kerja sama lintas negara seperti ini menjadi mutlak diperlukan. Kolaborasi antara Indonesia dan Norwegia melalui Small Grant ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam upaya global menjaga keberlanjutan bumi, sekaligus menjadi model bagi negara-negara lain dalam menghadapi krisis iklim.










Tinggalkan komentar