Sitaro Mencekam! 4 Warga Hilang Ditelan Banjir, Tim SAR Berpacu dengan Waktu!

Sitaro Mencekam! 4 Warga Hilang Ditelan Banjir, Tim SAR Berpacu dengan Waktu!

suaramedia.id – Upaya pencarian terhadap empat warga yang dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, terus digencarkan oleh tim SAR gabungan. Hingga hari ini, akses menuju beberapa lokasi pencarian masih terputus, menjadi tantangan berat bagi para penyelamat.

Komandan Tim Basarnas Manado, Rolando W, menjelaskan bahwa strategi pencarian dibagi menjadi dua tim untuk memaksimalkan cakupan area dan mempercepat proses evakuasi. "Tim SAR gabungan kami bagi dua. Tim pertama difokuskan pada penyisiran di wilayah Siau Barat, khususnya Desa Lekaeng, dengan target satu orang anak yang dilaporkan hilang. Namun, hingga kini, hasil pencarian di lokasi tersebut masih nihil," ujar Rolando pada Selasa (6/1).

Sitaro Mencekam! 4 Warga Hilang Ditelan Banjir, Tim SAR Berpacu dengan Waktu!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Rolando menambahkan, kendala utama yang dihadapi tim di Desa Lekaeng adalah akses menuju lokasi pencarian yang sangat sulit. Jalur darat dilaporkan terputus dan tertutup oleh material longsor serta lumpur tebal, menghambat mobilitas tim penyelamat untuk menjangkau area terdampak.

Sementara itu, tim kedua bergerak menuju Siau Timur, tepatnya di Desa Bahu. Dari tiga korban yang sebelumnya dilaporkan hilang di area ini, satu di antaranya berhasil ditemukan atas nama Rokman Bangsa (53 tahun). "Di Desa Bahu, dari tiga orang yang kami cari, satu korban sudah berhasil ditemukan," terang Rolando. Meskipun demikian, tim di Desa Bahu juga menghadapi tantangan berat berupa curah hujan yang tinggi dan derasnya aliran air dari pegunungan, yang berpotensi membahayakan proses pencarian.

Menyikapi kondisi ini, Rolando menegaskan bahwa operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan pola dan pembagian tim yang sama. "Besok kami masih akan membagi dua tim lagi. Satu tim melanjutkan penyisiran di Siau Barat, Desa Lekaeng, dan tim kedua tetap di Desa Bahu," pungkasnya, menunjukkan komitmen tim SAR dalam menemukan para korban yang masih hilang.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar