Gawat! Aceh Dihantam 11 Gempa, Gunung Berstatus Siaga!

Gawat! Aceh Dihantam 11 Gempa, Gunung Berstatus Siaga!

suaramedia.id – Aceh diguncang rentetan gempa bumi sebanyak 11 kali sejak dini hari hingga siang hari ini, Rabu (31/12). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar mengonfirmasi fenomena alam yang mengejutkan ini, memicu kekhawatiran di tengah masyarakat yang belum lama ini dihadapkan pada peningkatan aktivitas vulkanik.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, menjelaskan bahwa "Per tanggal 31 Desember pukul 00.00 WIB sampai dengan sekarang sudah 11 kali terjadi gempa untuk seluruh wilayah Aceh," seperti dikutip dari Antara, Rabu siang. Rentetan guncangan ini menandai peningkatan signifikan dalam aktivitas seismik di Bumi Serambi Mekkah.

Gawat! Aceh Dihantam 11 Gempa, Gunung Berstatus Siaga!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Data BMKG merinci, guncangan pertama tercatat pukul 00.13 WIB dengan magnitudo 2,2 di Kabupaten Pidie Jaya pada kedalaman 5 kilometer. Setelah itu, serangkaian gempa dengan magnitudo bervariasi antara 1,6 hingga 2,8 terus mengguncang beberapa wilayah, termasuk Gayo Lues, Bener Meriah, dan Kota Subulussalam, sepanjang dini hari hingga pagi.

Puncak aktivitas kegempaan terjadi pukul 09.13 WIB, saat gempa berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang Kabupaten Aceh Jaya dengan kedalaman 10 kilometer, menjadi yang terkuat dari serangkaian kejadian tersebut. Gempa terakhir yang tercatat hingga siang hari terjadi pukul 11.10 WIB di Aceh Jaya dengan magnitudo 2,8 pada kedalaman 29 kilometer.

Tak berhenti di situ, berdasarkan informasi terbaru dari akun X BMKG, gempa berkekuatan 3,7 SR kembali terjadi pukul 13.28 WIB. Pusat gempa ini berada di laut, 20 kilometer barat Meulaboh, dengan kedalaman 24 km, dan getarannya dirasakan hingga skala MMI II di Aceh Jaya.

Andi Azhar Rusdin mengungkapkan bahwa serangkaian gempa yang terjadi di berbagai lokasi di Aceh hari ini disebabkan oleh aktivitas sesar, baik yang berada di darat maupun di laut Aceh. "BMKG sampai saat ini terus melakukan monitoring aktivitas-aktivitas kegempaan yang terjadi, khususnya di wilayah Aceh," ujarnya.

Lebih lanjut, aktivitas tektonik ini juga berdampak pada peningkatan status Gunung Bur Ni Telong di Bener Meriah. Andi menambahkan, gempa-gempa tektonik yang terjadi sejak Selasa (30/12) malam telah meningkatkan aktivitas vulkanik gunung tersebut. Akibatnya, status Gunung Bur Ni Telong yang sebelumnya waspada, kini telah naik menjadi siaga (Level III), bahkan memicu evakuasi warga di kawasan tersebut sebagai langkah antisipasi.

Dalam situasi ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," tegas Andi, merujuk pada platform seperti Instagram/Twitter @infoBMKG, website resmi (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel, atau melalui Mobile Apps BMKG.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar