Tragedi Banjir Sumatera: Ratusan Nyawa Melayang, Ribuan Mengungsi!

Tragedi Banjir Sumatera: Ratusan Nyawa Melayang, Ribuan Mengungsi!

suaramedia.id – Duka mendalam menyelimuti Sumatera. Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) telah merenggut nyawa 164 orang hingga Jumat (28/11) sore, menurut data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Jumlah korban jiwa terbanyak berasal dari Sumut, mencapai 116 orang, dengan 42 orang lainnya masih dalam pencarian. Di Aceh, 25 orang dilaporkan meninggal dunia dan 25 lainnya hilang. Sementara itu, di Sumbar, 23 orang tewas dan 12 masih dicari.

Tragedi Banjir Sumatera: Ratusan Nyawa Melayang, Ribuan Mengungsi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan bahwa skala bencana di tiga provinsi ini tergolong besar. "Meskipun jika dibandingkan, Sumut mengalami dampak yang lebih parah dari Aceh dan Sumbar, bukan berarti dampaknya ringan," ujarnya, menekankan keseriusan situasi di setiap daerah terdampak.

Berikut rincian lebih lanjut mengenai korban jiwa dan pengungsi per provinsi:

Sumatera Utara:

  • Meninggal: 116 orang
  • Hilang: 42 orang
  • Pengungsi: Lebih dari 3.800 KK, tersebar di Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Humbang Hasundutan, Kota Padang Sidempuan, dan Pakpak Bharat.

Aceh:

  • Meninggal: 25 orang
  • Hilang: 25 orang
  • Pengungsi: 4.846 KK, terutama di Bener Meriah, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah. Pendataan masih berlangsung di wilayah lain seperti Aceh Timur, Aceh Singkil, dan Aceh Utara.

Sumatera Barat:

  • Meninggal: 23 orang
  • Hilang: 12 orang
  • Pengungsi: 3.900 KK, tersebar di Padang Panjang, Tanah Datar, Agam, Kota Padang, dan Pasaman Barat.

Tim SAR gabungan terus berupaya mencari korban hilang di tengah cuaca ekstrem dan kondisi lapangan yang sulit. Bantuan logistik dan medis terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi. Pemerintah daerah dan pusat terus berkoordinasi untuk menangani dampak bencana ini dan mencegah terjadinya bencana serupa di masa depan.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar