Tragedi Sumatra: Banjir Longsor Renggut 72 Nyawa!

Tragedi Sumatra: Banjir Longsor Renggut 72 Nyawa!

suaramedia.id – Kabar duka menyelimuti Sumatra. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban jiwa akibat banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah mencapai 72 orang. Data terbaru ini mengungkap dampak yang sangat dahsyat dari bencana alam tersebut.

Di Sumatra Utara, Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengungkapkan bahwa 57 orang dilaporkan meninggal dunia dan 41 lainnya masih dalam pencarian. "Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan korban meninggal dunia terbanyak, yaitu 34 jiwa. Disusul Tapanuli Selatan 13 jiwa, Pakpak Bharat 1 jiwa, Tapanuli Utara 5 jiwa, dan Humbang Hasundutan 4 jiwa," jelas Abdul kepada suaramedia.id – , Jumat (28/11).

Tragedi Sumatra: Banjir Longsor Renggut 72 Nyawa!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sumatra Barat juga tak luput dari dampak memilukan. Wakil Gubernur Sumbar melaporkan adanya 9 korban jiwa, dengan rincian 4 orang di Kota Padang dan 5 orang di Kabupaten Padang Pariaman.

Sementara itu, di Aceh, bencana banjir dan longsor merenggut 6 nyawa di dua kabupaten, yaitu Bener Meriah dan Gayo Luwes. "Selain korban meninggal dunia, 11 warga Aceh lainnya masih dinyatakan hilang," imbuh Abdul.

Berikut rincian data korban jiwa yang dihimpun BNPB:

  • Aceh: Meninggal: 6 orang, Hilang: 11 orang
  • Sumatra Utara: Meninggal: 57 orang, Hilang: 41 orang
  • Sumatra Barat: Meninggal: 9 orang

Tim suaramedia.id – terus memantau perkembangan situasi dan berupaya mendapatkan informasi terkini terkait penanganan bencana ini.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar