Tragedi Cirebon: 11 Korban Longsor Diduga Tewas!

Tragedi Cirebon: 11 Korban Longsor Diduga Tewas!

suaramedia.id – Bencana longsor tambang di Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat, kembali menambah duka. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam kunjungannya ke lokasi kejadian, Sabtu (31/5), memperkirakan jumlah korban tewas bertambah signifikan. Dari 14 korban yang telah ditemukan, 11 korban lainnya yang masih dinyatakan hilang, diprediksi telah meninggal dunia. Informasi ini disampaikan Dedi melalui unggahan Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.

Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari tim SAR gabungan atau BPBD Cirebon, pernyataan Gubernur tersebut mengisyaratkan jumlah korban tewas diperkirakan mencapai 25 jiwa. Pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan, diikuti proses identifikasi jenazah oleh pihak kepolisian Jawa Barat.

Tragedi Cirebon: 11 Korban Longsor Diduga Tewas!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dedi Mulyadi juga menyampaikan keprihatinannya dan komitmennya untuk membantu anak-anak korban. Ia bahkan berjanji akan menjadi ayah asuh bagi anak-anak yang ditinggalkan. Salah satu contoh yang diungkapnya adalah seorang janda pedagang minuman dengan empat anak, dimana satu anaknya masih berstatus pelajar SMA.

Kejadian longsor tambang ini telah ditetapkan sebagai status tanggap darurat bencana oleh BNPB, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap masyarakat sekitar. Polisi telah memeriksa enam saksi dan menduga adanya unsur kelalaian dari pemilik tambang yang diduga melanggar SOP dan tidak menggunakan APD yang sesuai. Investigasi lebih lanjut terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti tragedi ini.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar