suaramedia.id – Perkumpulan Studi Hukum Pemerintahan dan Antikorupsi (PUSHAN) memberikan catatan positif terhadap performa sektor hukum di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Memasuki usia dua tahun pemerintahan, sektor hukum dinilai menunjukkan tren yang menggembirakan, terutama dalam upaya pemberantasan korupsi.

Related Post
Direktur Eksekutif Pushan, Oce Madril, mengungkapkan bahwa capaian ini tidak lepas dari kuatnya dukungan politik yang diberikan pemerintah terhadap penegakan hukum. Menurutnya, dalam sistem demokrasi yang sedang berkembang, komitmen dari pucuk pimpinan negara menjadi kunci utama agar hukum tetap tegak.

"Jika harus memberikan penilaian, sektor hukum bisa kita beri skor delapan. Dalam penegakan hukum, dukungan politik adalah faktor krusial, terutama di negara demokrasi yang proses pendewasaannya masih berjalan," ujar Oce Madril saat menghadiri diskusi bertajuk ‘Menakar Kinerja Sektor Hukum Pasca 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran’ di Kedai Tjikini, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026).
Oce menjelaskan bahwa sinergi antara kebijakan politik dan penegakan hukum sangat dibutuhkan karena perkara hukum sering kali bersinggungan dengan kepentingan bisnis serta kekuasaan. Dengan adanya dukungan tegas dari Presiden, aparat penegak hukum mendapatkan pesan kuat bahwa tidak ada ruang bagi pihak-pihak yang terlibat dalam praktik rasuah.
Lebih lanjut, suaramedia.id mencatat bahwa selama dua tahun terakhir, Presiden Prabowo secara konsisten menunjukkan sikap anti-korupsi melalui berbagai pernyataan resmi. Hal ini menciptakan iklim penegakan hukum yang lebih sehat, di mana intervensi terhadap proses hukum cenderung minim, sehingga memberikan rasa keadilan yang lebih nyata bagi masyarakat.









Tinggalkan komentar