suaramedia.id – Isu mengenai suksesi kepemimpinan di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah memanas. Nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, santer disebut-sebut masuk dalam bursa calon kuat pengganti Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI mendatang.

Related Post
Menanggapi spekulasi yang berkembang luas di masyarakat, Jenderal Maruli memberikan klarifikasi terkait kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada komunikasi resmi yang ia terima melalui jalur komando atau struktur organisasi militer mengenai penunjukan tersebut.

"Saya tidak tahu, secara legal belum ada yang berbicara dengan saya melalui jalur struktur," ujar Maruli saat ditemui awak media di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada Jumat (10/10/2026).
Maruli mengungkapkan bahwa dirinya memang menerima banyak pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp dari berbagai pihak yang mengklaim bahwa proses pergantian pucuk pimpinan TNI sudah hampir final. Namun, ia menilai informasi tersebut masih bersifat simpang siur dan belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Banyak pesan masuk ke WhatsApp saya, katanya sudah (ada keputusan). Tapi ternyata, Wakil DPR menyampaikan kepada pers bahwa belum ada apa-apa," tambah Maruli menjelaskan ketidaksinkronan informasi yang ia terima.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kementerian Pertahanan maupun Mabes TNI terkait mekanisme transisi kepemimpinan Panglima TNI. Maruli memilih untuk tetap fokus pada tugasnya saat ini di Angkatan Darat sembari menunggu instruksi resmi dari struktur yang berwenang.










Tinggalkan komentar