suaramedia.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan langkah strategis dalam penyegaran organisasi kepolisian melalui mutasi besar-besaran pada Oktober 2026. Dalam kebijakan terbaru ini, perhatian publik tertuju pada pergeseran posisi empat perwira elit yang merupakan peraih penghargaan Adhi Makayasa.

Related Post
Keempat perwira berprestasi tersebut terdiri dari satu perwira tinggi berpangkat Komjen Pol, dua Irjen Pol, dan satu Kombes Pol. Nama-nama yang mengalami rotasi jabatan tersebut adalah Komjen Pol Wahyu Widada (lulusan Adhi Makayasa 1991), Irjen Pol Rudi Darmoko (1993), Irjen Pol Sandi Nugroho (1995), serta Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso (2001).

Berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada Kamis, 2 Oktober 2026, mutasi ini mencakup total 88 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri. Secara rinci, komposisi mutasi tersebut meliputi 6 Komjen Pol, 51 Irjen Pol, 19 Brigjen Pol, dan 12 Kombes Pol.
Langkah mutasi, rotasi, hingga promosi jabatan ini diambil oleh Jenderal Polisi Suyudi hanya berselang satu hari setelah ia resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menanggapi kebijakan ini, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa perombakan jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah institusi. Menurutnya, mutasi adalah bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk menjaga keberlangsungan tugas serta membuka peluang pengembangan karier bagi para personel Polri agar tetap kompeten dalam menjalankan tugas negara.










Tinggalkan komentar