Rifyan Ridwan Deklarasi Calon Ketum PB HMI!

Rifyan Ridwan Deklarasi Calon Ketum PB HMI!

suaramedia.id – Langkah politik Rifyan Ridwan Saleh menuju kepemimpinan organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia mulai menunjukkan arah yang jelas. Bertempat di Jakarta Selatan, Rifyan secara resmi meluncurkan karya intelektual terbarunya sekaligus mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) untuk periode 2027-2029.

Buku yang diluncurkan bertajuk "HMI in The Future: Gagasan, Arah Baru, dan Peran Strategis HMI di Indonesia Masa Depan". Peluncuran ini bukan sekadar seremoni literasi, melainkan menjadi panggung bagi Rifyan untuk membedah visi besar yang ia tawarkan bagi organisasi hijau-hitam tersebut di tengah dinamika zaman.

Rifyan Ridwan Deklarasi Calon Ketum PB HMI!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Acara ini turut menghadirkan diskusi mendalam dengan tiga narasumber kompeten dari berbagai disiplin ilmu. Mereka adalah Ilham Akbar Mustafa (Staf Khusus Menteri P2MI bidang Transformasi Digital), Juanda (Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Esa Unggul), serta Ojak Situmeang (Managing Partner OS Law Partnership).

Menjelang Kongres HMI XXXIII yang dijadwalkan berlangsung di Lampung pada November 2026, Rifyan menegaskan bahwa deklarasinya adalah bentuk komitmen nyata. Ia enggan membiarkan ide-ide brilian hanya tersimpan dalam lembaran kertas tanpa implementasi.

"Saya tidak ingin gagasan dalam buku ini berhenti hanya sebagai tulisan. Saya memilih untuk memperjuangkannya. Saya menyatakan diri sebagai bakal calon Ketua Umum PB HMI periode 2027-2029 karena ingin menghibahkan pikiran, pengalaman, dan seluruh kemampuan saya untuk umat dan bangsa melalui HMI," tegas Rifyan dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).

Lebih lanjut, Rifyan menekankan bahwa jabatan Ketua Umum bukanlah sebuah ambisi pribadi, melainkan instrumen untuk mewujudkan perubahan. Menurutnya, esensi kepemimpinan adalah bagaimana mandat tersebut mampu melahirkan kader-kader yang berintegritas, berilmu, dan berani memikul tanggung jawab sosial.

Senada dengan hal tersebut, Ilham Akbar Mustafa memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Rifyan. Ia menilai, di tengah hiruk-pikuk kontestasi politik organisasi, kehadiran karya intelektual seperti buku ini sangat krusial untuk membawa diskursus Kongres HMI ke arah yang lebih substantif dan berbasis gagasan, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar