suaramedia.id – Kabar duka menyelimuti dunia politik dan seni Tanah Air. Guruh Soekarnoputra, adik kandung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sekaligus putra bungsu Proklamator RI Soekarno, dikabarkan tengah dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kondisi memprihatinkan ini sontak memicu permohonan doa dari jajaran Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kepada seluruh masyarakat.

Related Post
Politisi senior PDIP, Guntur Romli, membenarkan kabar tersebut saat dihubungi oleh suaramedia.id pada Jumat. "Betul, mohon doanya. Kami di internal partai juga telah menggelar doa bersama untuk Mas Guruh. Kami sangat berharap doa dari seluruh masyarakat Indonesia untuk kesembuhan beliau," ujar Gunrom dengan nada prihatin.

Senada dengan Guntur Romli, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, juga menyampaikan permohonan serupa. "Kami memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar Mas Guruh segera mendapat rahmat kesembuhan dari Tuhan Yang Maha Esa," kata Hasto.
Informasi yang dihimpun suaramedia.id menyebutkan bahwa seniman dan budayawan kenamaan ini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta. Kondisinya sempat memburuk hingga dilaporkan tidak sadarkan diri saat tim medis berupaya memberikan penanganan terbaik.
Perwakilan keluarga, Didi Mahardika, sebelumnya telah mengonfirmasi perihal menurunnya kondisi kesehatan Guruh. Menurut Didi, kesehatan putra Proklamator RI tersebut memang telah menunjukkan tren penurunan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Sebelum dipindahkan ke RS Siloam Semanggi untuk perawatan intensif, Guruh sempat menjalani serangkaian penanganan medis selama kurang lebih empat pekan di RS Medistra. Namun, meski sempat menunjukkan sedikit perbaikan, kondisi pria kelahiran 13 Januari 1953 ini kembali memburuk, mengharuskan perawatan yang lebih intensif.
Sosok Guruh Soekarnoputra dikenal luas sebagai seniman multitalenta yang telah banyak berkontribusi bagi kebudayaan Indonesia, tak hanya sebagai koreografer dan musisi, tetapi juga sebagai budayawan yang vokal. Kini, seluruh mata tertuju pada perjuangannya melawan penyakit, diiringi doa dan harapan dari berbagai penjuru negeri untuk kesembuhannya.










Tinggalkan komentar