Geger! Ratusan WNA Terseret Pidana di Bali, Narkoba Puncaki Daftar!

suaramedia.id – Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengungkapkan data mengejutkan terkait keterlibatan warga negara asing (WNA) dalam tindak pidana sepanjang tahun 2025. Sebanyak 225 WNA tercatat terlibat dalam berbagai kasus kriminal di Pulau Dewata, dengan kasus narkotika menduduki peringkat tertinggi. Kapolda Bali, Irjen Daniel Adityajaya, menyampaikan informasi ini dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 yang digelar di Mapolda Bali pada Selasa (30/12).

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Irjen Daniel menjelaskan bahwa dari total kasus yang ditangani, kejahatan narkotika menjadi yang paling dominan, mencapai 107 kasus. "Jenis kejahatannya paling tinggi narkoba," tegas Daniel, menyoroti seriusnya permasalahan ini di destinasi wisata internasional tersebut.

Selain narkotika, sejumlah kasus pidana lain juga melibatkan WNA. Data Polda Bali mencatat 42 kasus penganiayaan, 16 kasus penipuan, 8 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan 5 kasus pencurian biasa yang dilakukan oleh warga negara asing.

Lebih lanjut, Kapolda Daniel merinci kewarganegaraan para pelaku. Warga negara Inggris mendominasi daftar dengan 30 orang, diikuti Australia (28 orang), Amerika Serikat (23 orang), Rusia (17 orang), dan Prancis (13 orang). Meskipun jumlah WNA Rusia lebih sedikit, Kapolda menyoroti "kualitas kejahatan" mereka yang cenderung lebih serius, termasuk indikasi pemalsuan Penanaman Modal Asing (PMA) dan dugaan permainan kripto yang sedang ditangani oleh Ditreskrimsus.

Ironisnya, peningkatan juga terjadi pada jumlah WNA yang menjadi korban kejahatan di Bali. Pada tahun 2025, tercatat 339 WNA menjadi korban, melonjak signifikan sebesar 47% atau 109 orang dibandingkan tahun 2024 yang hanya 230 korban. Pencurian biasa menjadi jenis kejahatan paling sering menimpa WNA sebagai korban, dengan 104 kasus. Data ini menggarisbawahi tantangan ganda yang dihadapi Bali dalam menjaga keamanan bagi penduduk lokal maupun wisatawan asing.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar