Minggu, Oktober 6, 2019
Bantentangerang

Wow, Oknum Security SMPN 2 Cisauk Bak Seorang Preman

TANGERANG | BANTEN, suaramedia.id – Lingkungan sekolah mestinya menjadi sebuah lingkungan yang penuh dengan sopan santun, ramah serta menyejukkan termasuk seluruh petugas yang dipekerjakan oleh pihak sekolah.

Namun hal tersebut, mungkin tidak akan kita temui, terutama bagi awak media dan lembaga yang hendak berkunjung maupun yang hendak menjalankan tupoksinya ke SMPN 2 Cisauk, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pasalnya, Pengalaman yang tidak menyenangkan terkait sikap arogan dan penuh intimidasi oleh oknum security SMPN 2 Cisauk itu, dialami oleh (Js) salah seorang wartawan media detikkasus.com bersama satu orang rekannya, ketika berkunjung ke SMPN 2 Cisauk, Jumat (16/8/19).

Dengan arogannya salah satu oknum security yang mengaku bernama Solihin, mengintimidasi serta mengusir wartawan detikkasus.com bersama rekan itu, untuk segera meninggalkan sekolahan dan mengingatkan agar jangan pernah datang ke SMP 2 Cisauk lagi, apalagi untuk bertemu dengan kepala sekolah, padahal awak media telah berbicara baik-baik perihal kedatangan wartawan ke Sekolah tersebut.

“Bapa ngapain masuk kesini, semua wartawan dan LSM tidak boleh kesini terserah mau lapor ke siapa saya tidak takut, apalagi mau ketemu kepala sekolah, tidak boleh bilangin ke teman bapa yang lain,” gertak solihin bak seorang preman.

Kejadian seperti ini, khususnya di Kabupaten Tangerang. Kata Js, tampaknya hanya ditemui di SMPN 2 Cisauk dan tindakan oknum security tersebut diduga atas sepengetahuan Kepala Sekolah, pasalnya beberapa awak media sebelumnya telah mengalami hal yang sama ketika hendak berkunjung ke SMPN 2 Cisauk itu.

Dan, keberadaan oknum security yang dinilai tidak dapat menjaga tata krama serta etika kesopansantunan tersebut, mustinya pun perlu mendapat teguran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Untuk dievaluasi, demi kebaikan semua pihak.

Baca Juga..!  Ciptakan Rekapitulasi Aman dan Kondusif, Polresta Tangerang Lakukan Silaturahmi Bersama Masyarakat

(Ksh/Tim)

Facebook Comments