Suara Media

Tim Sar Gabungan Temukan Korban Tenggelam Kali Pesanggrahan dalam Kondisi Tidak Bernyawa

JAKARTA, suaramedia.id – Korban yang tenggelam di Kali Pesanggrahan akhirnya ditemukan tim SAR gabungan pada rabu (24/6) sekitar pukul 10.15 WIB siang tadi dalam keadaan meninggal dunia. Irfan (12 tahun) ditemukan kurang lebih pada radius 100 meter dari lokasi kejadian yang kemudian dievakuasi menuju rumah duka untuk proses selanjutnya.

Di Lokasi kejadian Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada Operasi SAR ini mengapresiasi yang sebesar-sebesarnya dan ucapan terima kasih terhadap seluruh personil SAR gabungan yang sudah melakukan upaya pencarian hingga akhirnya korban kita temukan.” Ungkap Hendra.

Hendra juga mengucapkan turut belasungkawa terhadap keluarga korban atas kejadian yang menimpa diri korban serta berpesan agar seluruh orang tua memperhatikan anaknya ketika sedang bermain untuk selalu memperhatikan prosedur keselamatan, Pagi tadi kurang lebih 60 personil SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Damkar Jakarta Barat, PMI Jakarta Barat, Polsek Kedoya, Satpol PP Jakarta Barat, Pala Baja, Korgad, SAR MTA, Pot SAR Kedoya Raya, Squad PB, Oi Center, Relawan Independent Team, dan Masyarakat Setempat. Pada pencarian hari kedua pagi tadi tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi area pencarian menjadi 3 (tiga) SRU dimana SRU pertama melakukan pencarian dari lokasi kejadian hingga Pintu Air Cengkareng Drain Sejauh 1.5 KM, SRU kedua melakukan pencarian aecara visual Dari Lokasi kejadian sejauh 1 KM, kemudian SRU ketiga bila kondisi memungkinkan melakukan penyelaman dengan radius 10 M di sekitar lokasi kejadian. Sebelumnya korban bernama Irfan, seorang anak laki-laki usia 12 tahun tenggelam ketika sedang bersama teman-temannya bermain di Kali Pesanggrahan bersama 5 (lima) orang temannya pada selasa (23/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan keterangan dari saksi, korban pada saat itu sedang berenang sendirian ke tengah kali namun karena arus yang sangat kencang akhirnya korban terbawa arus dan tenggelam. ” Ucap Hendra.

Baca Juga..!  Balai Pertemuan Tapangdengklok Dibangun Bersama Babinsa

Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing. “Tegasnya.

(Fitra Hadi)

Facebook Comments