Selasa, Oktober 1, 2019
BantenLebak

PK PMII STAI NH Gelar RTK Untuk Kepengurusan Baru

LEBAK | BANTEN, suaramedia.id – Rapat Tahunan Komisariat (RTK) Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Hidayah (STAI NH) merupakan program tahunan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam tingkat Pengurus Komisariat (PK).

Acara ini dilaksanakan sebagai momen Pertanggung Jawaban PK PMII STAI NH Masa Khidmat (MH) 2018/2019 selama satu periode kepengurusan, sebelum akhirnya dinyatakan demisioner dan diadakan pemilihan Ketua dan kepengurusan baru PK PMII STAI-NH Malingping, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten,

Acara ini mulai sejak hari Jumat, 27 September 2019 sampai Sabtu 28 September 2019, dihadiri oleh Ikatan Alumni (IKA) PMII Lebak, Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Lebak, Pengurus Cabang (PC) PMII Lebak, PK PMII se-Lebak serta Pengurus Rayon (PR) PMII se-Lebak, dan Dewan dari dapil 5 lebak.

Dalam pemilihan terdapat dua kandidat yang mencalonkan diri sebagai ketua komisariat MH 2019/2020, yaitu Elis Lisnawati dan Upang, serta hasil akhir dari kontestasi tersebut terpilih Upang unggul dua suara dari rivalnya dan tepilih sebagai ketua komisariat yang baru menggantikan posisi yudi Guntara.

Yudi Guntara selaku ketua PK PMII Demisioner MH 2018-2019 mengatakan, dirinya berpendapat bahwa RTK ini adalah ajang demokrasi yang sangat besar di interneal PK PMII STAI NH, selain itu dirinya juga mengharapkan pemimpin yang akan datang ini mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab terhadap keberlangsungan pengkaderan di wilayah komisariat.

“pemenang sejati adalah orang yang mampu berfikir positif di setiap momen yang akan, sedang, dan telah di hadapinya, karena sesungguhnya di dalam positifisme itu dia mampu menenangkan dirinya setelah berjuang,” ujarnya.

Upang selaku ketua terpilih di RTK menuturkan, dirinya berterimakasih kepada sahabat yang sudah mempercayainya untuk memimpin PK PMII STAI NH untuk satu tahun kedepan, Kemenangan ini sebetulnya musibah baginya dimana harus mengemban tanggung jawab yang besar dan harus berpikir lebih dewasa lagi.

Baca Juga..!  Terkait Keterlambatan Pencairan, Satgas TTKKDH Mediasi Paguron Pencak Silat

“Harapan saya untuk kedepan PMII selatan lebih solid lagi, karena PMII bukan milik peseorangan tetapi milik semua kader, maka dari itu saya membutuhkan sahabat sahabati untuk lebih meningkatkan kualitas kita,” pungkasnya.

Pewarta : (Nita)

Facebook Comments